Berita Tulungagung Hari Ini
IPLT Ditolak Warga, Dinas PUPR Tulungagung Tawarkan Solusi Ini
warga sekitar masih menolak pengoperasian ulang IPLT milik Dinas PUPR Tulungagung di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu ini.
Penulis: David Yohanes | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Unit Pelaksana Teknis Instalas Pengolahan Limbah Tinja (UPT IPLT) Tulungagung belum bisa beroperasi. Sebab sampai saat ini, warga sekitar masih menolak pengoperasian ulang IPLT milik Dinas PUPR Tulungagung di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu ini.
Alasannya kawasan sekitar IPLT telah menjadi area wisata belimbing. IPLT dianggap akan menebarkan bau tidak sedap dan mengganggi wisatawan.
Sebelumnya Kepala UPT IPLT, Wijang Brahmantoro telah mengundang Pemerintah Desa Moyoketen, warga terdampak dan pelaku usaha jasa sedot WC, Jumat (16/20/2020). Namun pihak pemerintah desa dan warga tidak hadir, hingga belum ada solusi.
Baca juga: Ditolak Warga Sekitar, Pengusaha Sedot WC Tulungagung Mengeluh Tak Bisa Buang Lumpur Tinja di IPLT
“Tujuannya sebenarnya untuk sinkronisasi, mencari solusi terbaik agar IPLT bisa berjalan dengan baik,” terang Wijang.
Menurut Wijang, Kades Moyoketen sempat datang namun tidak masuk ke ruang pertemuan.
Kades hanya mengampaikan aspirasi warga yang menolak IPLT.
Wijang juga sempat menyampaikan agar Kades ikut membujuk warga, agar bisa menerima IPLT.
“Sebenarnya kami siap menawarkan opsi supaya wisata belimbing tetap bisa jalan, dan IPLT bisa beroperasi,” sambung Wijang.
Opsi itu adalah dengan menutup operasional IPLT di hari Minggu.
Wijang beralasan, wisata belimbing hanya ramai di hari Minggu saja.
Bahkan jika hari Sabtu pun wisata belimbing ramai, dirinya siap menghentikan operasinal.
“Secara teknis kami sudah mengupayakan untuk meminimalisasi bau. Seperti menutup tembok, menutup saluran inlet dan perbaikan IPAL lama mulai dikerjalan bulan ini,” tutur Wijang.
Diakuinya, IPLT lama memang sedikit banyak menebarkan bau tidak sedap.
Namun IPLT ini sudah disempurnakan, sehingga bau sangat minim.
Namun warga sudah terlanjur terpaku pada IPLT lama.
“Hemat kami akan selesai lewat sosialisasi,” pungkas Wijang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/iplt-tulungagung-z.jpg)