Pilkada Malang
Implementasi Kampanye Virtual Ala Sanusi di Pilkada Malang 2020
Direktur Sanusi Center, Zulham Mubarak, menerangkan tim Sanusi Center telah membuat konten teknologi berbagai macam.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - Meski mendapat peringatan pelanggaran protokol kesehatan terbanyak dari Bawaslu Kabupaten Malang, Tim Kampanye Sanusi-Didik (Sandi) menyebut telah menerapkan praktek kampanye virtual via dunia maya.Bahkan ada tim khusus yang bernama Sanusi Center.
Direktur Sanusi Center, Zulham Mubarak, menerangkan tim Sanusi Center telah membuat konten teknologi berbagai macam.
"Seperti deklarasi virtual dan santunan anak yatim piatu secara virtual beberapa waktu lalu. Acara itu diapresiasi karena petahana tidak mendapatkan peringatan keras terkait pelanggaran protokol kesehatan," terang Zulham pada Senin (19/10/2020).
Produk-produk kampanye buatan Sanusi Center meliputi logo vektor SANDI, pembuatan video profile, info grafis data kampanye dan desain resmi alat peraga kampanye Sanusi-Didik.
Zulham menyadari pandemi Covid-19 membuat pihaknya harus menyiapkan cara-cara yang tidak kuno saat berkampanye.
Dia menyatakan jika orientasi Sanusi Center tetap mengantarkan Sanusi-Didik meraih jabatan tertinggi Pemkab Malang.
"Teknologi virtual dan digital ini merupakan jawaban atas situasi Pandemi seperti sekarang. Alhasil, masyarakat bisa mengakses platfor digital dan dunia yang dimiliki Pasangan Sandi," tutup Zulham.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kampanye-virtual-pilkada-malang-sanusi.jpg)