Rekaman CCTV Bayi & Seorang Bocah Jatuh dari Eskalator, 3 Kali Terguling Tak Ada Pengawasan Orangtua
Rekaman CCTV bayi dan seorang bocah jatuh dari eskalator, 3 kali terguling tak ada pengawasan orangtua
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Sarah, Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebuah CCTV merekam detik-detik bayi dan seorang anak jatuh dari eskalator.
Dalam rekaman CCTV, bocah tersebut jatuh karena hilang keseimbangan saat mendorong kereta bayi.
Mirisnya, di sekitar lokasi sosok orangtua tak telihat sampai anak-anak itu terguling 3 kali di tangga eskalator.
Situs berita Rusia kp.ru melaporkan insiden itu terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Andropova di Moskow Selatan, Rusia.
Video CCTV menunjukkan ada tiga anak di lokasi kejadian.
Baca juga: Curhat Ibu Rangga di Postingan Terakhir Sebelum Anaknya Tewas Ditangan Pemerkosanya: Kumpul Bertiga

Bocah pertama mengenakan baju merah berdiri di sebelah bocah kedua yang memakai baju pink.
Bocah yang memakai baju pink itu terlihat sedang mendorong kereta bayi di atas eskalator.
Kereta yang juga ditumpangi seorang bayi itu kemudian didorong ke eskalator oleh bocah berbaju pink.
Sayangnya, karena kereta bayi lebih besar dari tubuhnya, bocah berbaju pink tampak kesulitan untuk mendorong kereta itu.
Sampai akhirnya, kereta bayi tersebut terguling di eskalator.
Baca juga: Kronologi Menegangkan Pria Terjepit Eskalator Karena Sandal Jepit, Kaki Kanannya Masuk ke Dalam

Bocah berbaju pink yang mendorong kereta itu pun ikut terjungkal di eskalator.
Dia terguling sampai tiga kali sebelum mendarat di ujung eskalator.
Bocah berbaju merah yang masih berada di puncak eskalator langsung lari mencari bantuan.
Baca juga: Detik-detik Nenek Terjebak di Eskalator Hingga Kakinya Putus, Pihak Mall Justru Salahkan Korban
Baca juga: Foto Detik-Detik Ngeri Saat Kaki Wanita Terjepit di Eskalator Sebuah Mall, Penyebabnya Diselidiki

Dengan cepat, orang-orang yang berada di sekitar ujung eskalator langsung menyelamatkan kedua bocah itu.
Kepolisian setempat kini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sebelum insiden kecelakaan terjadi, seorang wanita sempat terlihat menaiki eskalator tetapi tak jelas apakah ia ibu dari bocah-bocah itu.
Akibat insiden ini bocah dan bayi yang jatuh dari eskalator itu mengalami cedera kepala sebagaimana dilansir dari Sosok.ID artikel 'Dua Bocah Terjungkal di Eskalator Terekam Kamera CCTV' melalui The Sun
- Kejadian Serupa di Padang, Sumatera Barat
Kasus kecelakaan di eskalator sebelumnya juga terjadi tahun lalu di Padang, Sumatera Barat.
Sebuah video seorang anak yang tangan kanannya terjepit di eskalator Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial, Minggu (28/4/2019).
Dilansir dari Tribun Padang, Senin (29/4/2019), kejadian ini bermula ketika bocah bernama Alfino Rizki Oktov bersama orangtuanya hendak turun dari lantai tiga Ramayana Plaza Andalas.
Saat turun, korban yang masih berusia 5 tahun itu duduk di eskalator, sementara orangtuanya tetap berdiri.
Kemudian dalam perjalanan menggunakan eskalator, orangtua korban mendengar anaknya menjerit kesakitan.
Orangtua korban melihat tangan sebelah kanan anak laki-lakinya sudah terjepit di eskalator.

Sontak, kejadian itu pun langsung menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung mal.
Begitu juga dengan pihak Ramayana yang segera mematikan eskalator.
Kemudian, eskalator dibongkar untuk melakukan penyelamatan korban.
Kepala Toko Ramayana, Alex Sandi mengatakan kejadian ini murni kecelakaan, bukan kelalaian dari pihaknya.
Menurut Alex Sandi, pihaknya sudah membuat peringatan untuk berhati-hati dan selalu mengawasi anak.
Namun jika suatu hal yang tidak diinginkan terjadi, para karyawan sudah dipersiapkan.
Dia menjelaskan bahwa teknisi dari pihak Ramayana langsung mematikan eskalator saat kejadian, untuk mengevakuasi korban.
"Kami membongkar paksa eskalator untuk dapat mengevakuasi tangan korban untuk menghindari cidera parah, dan demi keselamatan anak," katanya.
Proses evakuasi tersebut membutuhkan waktu sekitar lima menit.
Lalu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Dr Reksodiwiryo Ganting untuk dibersihkan lukanya.
Pada pukul 21:30 WIB, korban dirujuk ke Rumah Sakit Dr M Djamil Padang untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
"Pihak Ramayana pasti siap membantu korban bagaimana sampai keadaannya baik," katanya.
Dia menyebutkan, kecelakaan eskalator seperti itu baru pertama kalinya terjadi di Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat.
"Saya berharap kedepannya, tidak ada lagi kejadian seperti ini. Karena kami tidak hanya pelayanan barang murah, tapi juga keselamatan pengunjung juga," katanya.