Berita Ponorogo Hari Ini
Dinas Pendidikan Ponorogo Usulkan Semua SMP Jalani Sekolah Tatap Muka, Berpedoman SKB 4 Menteri
Rencana semua SMP diusulkan untuk bisa tatap muka. Yang sudah lebih dulu menyelenggarakan tatap muka, siswa yang masuk adalah sebanyak 50 persen
Penulis : Sofyan Arif Candra , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo berinisiatif akan mengusulkan semua SMP menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Status Ponorogo sebagai daerah Zona Kuning Covid-19 dan evaluasi uji coba sekolah tatap muka jadi acuan Dinas Pendidikan Ponorogo untuk menerapkan tatap muka di semua SMP.
Uji coba pembelajaran tatap muka 8 SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Ponorogo telah berjalan lebih dari sepekan.
Hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, pembelajaran tatap muka tersebut berjalan lancar.
"Sepekan berjalan ini evaluasinya aman-aman saja. Kegiatan di sekolah terkendali dan tidak ditemukan penularan di sekolah," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Rabu (28/10/2020).
Namun begitu, Retno, sapaan akrabnya menemukan adanya keluarga siswa yang terpapar Covid-19.
"Anak tersebut lalu dilakukan tes swab dan masih menunggu hasilnya," ucapnya.
Selama hasil swab tersebut belum keluar, anak tersebut tidak diperkenankan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka dan hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Lebih lanjut, melihat uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMP yang berjalan lancar, lalu turunnya resiko penularan Covid-19 di Ponorogo ke zona kuning, Retno berencana mengusulkan semua SMP agar menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
"Jadi sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, daerah di zona kuning boleh menyelenggarakan tatap muka seijin satgas Covid-19 kabupaten," lanjutnya
Namun terlebih dahulu ia akan melakukan telaah dan akan mengajukannya ke Plt Bupati Ponorogo terkait hasil evaluasi dari sekolah yang telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
"Rencana semua SMP diusulkan untuk bisa tatap muka. Yang sudah lebih dulu menyelenggarakan tatap muka, siswa yang diusulkan masuk adalah sebanyak 50 persen dari kuota," ucap Retno.
"Sedangkan yang baru diusulkan menyelenggarakan tatap muka, nanti maksimal siswa yang masuk adalah sebesar 30 persen dari kuota normal," pungkasnya.
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).