Berita Surabaya Hari Ini

Hadiri Musda MUI IX, Bu Risma Harap Sinergitas Demi Selamatkan Arek Suroboyo dari Kenakalan Remaja

Hadiri Musda MUI IX Surabaya, Risma Harap Sinergitas Yang Kuat Selamatkan Arek Suroboyo Dari Kenakalan Remaja

Editor: eko darmoko
Yusron Naufal Putra/TribunJatim.com
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berharap agar Pemkot dapat menjalin sinergitas yang kuat dengan MUI, utamanya dalam menjaga Arek Suroboyo dari pengaruh buruk.

Bu Risma menginginkan Arek Suroboyo tidak terjerumus ke jalan yang salah.

Hal itu disampaikan Risma saat dirinya membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya, Sabtu (31/10/2020).

Dia hadir secara virtual dalam agenda yang berlangsung di Graha Sawunggaling tersebut.

"Kami harap instansi kami bisa bergandengan tangan dengan MUI, khususnya untuk mencegah anak-anak kita, agar terhindar dari kerusakan-kerusakan. Terutama berkaitan dengan perilaku anak-anak,” kata Risma dikutip dari keterangan pers yang diterima SURYAMALANG.COM

Seperti terkait dengan narkoba atau hal lain yang memabukkan dan berpengaruh buruk. Pemahaman terkait itu harus terus digencarkan.

Namun, dengan cara-cara yang dapat dengan mudah diterima mereka. Misalnya dengan memanfaatkan pesatnya teknologi saat ini.

Apalagi, anak-anak adalah generasi penerus. Menyelamatkan mereka dari dampak buruk tersebut menjadi sangat penting. Risma berharap agar MUI dapat bersama-sama dengan Pemkot mencegah hal itu.

"Saya mohon dibantu karena terus terang menjaga anak-anak ini dari kehancuran itu sangat berat sekali, mohon kami bisa dibantu. Sehingga kami bisa jelaskan kepada anak-anak kita," ujar Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, KH M Sujak mengatakan MUI adalah salah satu mitra kerja pemerintah. Apalagi, jika program tersebut positif maka pihaknya akan mensosialisasikannya ke masyarakat.

Namun sebaliknya, jika program itu tidak sesuai dengan ajaran islam, maka itu perlu diberikan masukan atau nasehat.

“Sehingga dalam implementasinya bisa diterima di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved