Minggu, 3 Mei 2026

Berita malang Hari Ini

Kuatkan Ketahanan Pangan, Pemkot Malang Gelar Lomba Kampung Bersinar

Pemerintah Kota Malang menggelar lomba kampung bersinar guna mengembalikan lagi Kota Malang menjadi lebih sejuk dan asri.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Humas Pemkot Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji saat melakukan peninjauan penilaian Kampung Bersinar di Wonosari Go Green, RW 19, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (4/11/2020). 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Demi menguatkan kembali ketahanan pangan di Kota Malang, Pemerintah Kota Malang menggelar lomba kampung bersinar.

Lomba tersebut digelar guna mengembalikan lagi Kota Malang menjadi lebih sejuk dan asri.

Hal itu dijelaskan Sutiaji saat melakukan peninjauan penilaian Kampung Bersinar di Wonosari Go Green, RW 19, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (4/11/2020).

"Bukan hanya hijau royo-royo yang menjadi tujuan pelaksanaan lomba kampung bersinar ini, tapi juga kemantapan kita secara bersama untuk melakukan urban farming agar ketahanan pangan selalu terjaga," ucap Sutiaji.

Salah satu alasan untuk mengembalikan Kota Malang yang sejuk dan asri ini tercermin dari gambaran kota Malang yang masih kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Oleh karenanya, dengan adanya kampung bersinar ini diharapkan Sutiaji dapat menambah RTH di Kota Malang.

Salah satu upayanya ialah menguatkan program urban farming yang telah digagas oleh ibu-ibu PKK.

"Kolaborasi ini juga untuk menggerakkan urban farming, salah satunya program yang digagas ibu-ibu PKK. Untuk itu kita perlu mendukungnya dengan cara membangun budaya menanam sayur dan toga di lingkungan sekitar tempat tinggal kita," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Sutiaji yang hadir bersama istrinya Widayati Sutiaji menyempatkan berkeliling meninjau langsung titik-titik penanaman tanaman toga dan sayur yang akan dinilai oleh tim juri.

Ia juga nampak melakukan dialog dan memberikan beberapa saran masukan pada warga untuk pengembangan penghijauan di wilayah tersebut.

"Jangan hanya tanaman hias yang diperbanyak, namun tanaman toga dan sayuran khususnya cabe dan tomat harus diperbanyak; karena kedua tanaman tersebut harganya dipasaran cenderung fluktuatif," ucapnya.

Sutiaji berharap, dengan terlaksananya Kampung Bersinar ini dapat membantu membangun Masyarakat untuk lebih peduli dalam mengelola lingkungan sekitar.

Caranya ialah dengan melaksanakan lima indikator kampung bersinar, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan yang ada, konservasi air, sarana prasarana sanitasi dan pemberdayaan masyarakat dalam kampung

"Kami berharap, setiap RW di Malang bisa kembali sejuk. Salah satu caranya ya melalui ijo royo-royo itu," tutupnya.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved