Breaking News:

Fakta Uang Pecahan Rp 5.000 Emisi 2001, Ada Tulisan yang Hanya Bisa Dibaca Pakai Kaca Pembesar

Bank Indonesia menerbitkan uang kertas Rp 5.000 emisi tahun 2001 pada 6 November 2001.

Bank Indonesia menerbitkan uang kertas Rp 5.000 emisi tahun 2001 pada 6 November 2001. 

SURYAMALANG.COM - Bank Indonesia menerbitkan uang kertas Rp 5.000 emisi tahun 2001 pada 6 November 2001.

Dilansir laman bi.go.id, penerbitan uang kertas Rp 5.000 ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Rupiah Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2001.

Dalam peraturan tersebut disebutkan pengeluaran uang dalam rangka standarisasi ukuran dan meningkatkan unsur pengamanan pada uang pecahan 5.000 tahun emisi 1992 yang telah beredar selama sembilan tahun.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 itu kemudian mengalami beberapa perubahan terkait dengan penyempurnaan desain.

Penyempurnaan desain kemudian diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/5/PBI/2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 Tentang Pengeluaran Dan Pengedaran Uang Rupiah Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2001.

Penyempurnaan desain dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain uang kertas sebagai legal tender di Indonesia.

Uang kertas dengan bagian muka bergambar pahlawan nasional Tuanku Imam Bondjol tersebut memiliki ukuran 143 mm x 65 mm.

Juga ada gambar pengrajin tenun di bagian belakang.

Melansir dari Buku Panduan Uang Rupiah, uang pecahan Rp 5.000 terbuat dari bahan serat kapas.

Secara lengkap uang Rp 5.000 emisi tahun 2001, bagian muka desain gambar terdiri dari :

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved