Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

Arema FC : Asal Subsidi Lancar Tidak Masalah Kompetisi Ditunda Sampai Tahun Depan

Setelah tak dapat mengharapkan kucuran subsidi, Arema FC berharap PSSI segera mengeluarkan surat berisi dasar hukum terkait sistem penggajian

SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. 

Penulis : Dya Ayu , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC secara terang-terangan menerima apapun keputusan PSSI, terkait ditundanya lanjutan kompetisi Liga 1 sampai tahun depan.

Namun ada satu hal yang diinginkan dan wajib dipenuhi PSSI dan PT LIB agar keberlangsungan klub tetap terjaga, yakni pencairan dana subsidi, yang kini dipangkas dari yang semula Rp 800 juta menjadi Rp 200 juta.

Soal subsidi ini memang saat ini jadi hal penting bagi klub, bahkan sudah jadi makanan pokok klub.

Klub sudah tak memiliki pemasukan semenjak wabah corona yang membuat kompetisi dihentikan sementara sejak Maret lalu sampai saat ini.

"Kalau subsidi diberikan itu akan sangat membantu klub. Kalau itu tidak dicairkan akan babak belur. Karena banyak sponsor yang mendelay pembayaran," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Selasa (10/11/2020).

Kini setelah PT LIB mengeluarkan surat keputusan, bakal mencairkan dana subsidi namun baru bisa terealisasi saat lanjutan kompetisi sudah berjalan mulai Februari mendatang.

Keputusan itu menjadi beban tersendiri bagi klub. Sebab meski masa tunda, klub masih tetap memiliki kewajiban membayarkan gaji pemain dan pelatih sebesar 25 persen tiap bulannya.

Sehingga mau tak mau kini Arema FC harus memakai uang owner.

"Sebenarnya selama itu dicairkan akan aman, meskipun semumpama kompetisi baru akan dimulai tahun depan kalau subsidinya lancar dibayarkan tidak akan jadi masalah. Kenyataanya kini kami ya harus pakai uang owner untuk membayar gaji pemain dan pelatih," jelasnya.

Kini setelah tak dapat mengharapkan kucuran subsidi ditengah masa sulit, Arema FC berharap PSSI segera mengeluarkan surat berisi dasar hukum terkait sistem penggajian.

Dengan adanya surat itu dapat menjadi pegangan klub dan juga pemain serta pelatih.

"Harapan kami setelah adanya surat itu nanti tidak ada sengketa dengan pemain dan pelatih di kemudian hari. Apalagi menggaji pemain dan pelatih ini menjadi pengeluaran terbesar klub," terang manajer berbadan tambun itu.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved