Sikap Gisel Dianggap Pakar Buang Peluang Bersihkan Nama: Jika Memang Bukan Dia Wanita Dalam Video

Sikap Gisel setelah diperiksa polisi dianggap pakar buang peluang bersihkan nama, Roy Suryo: jika memang bukan dia perempuan dalam video

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase Twitter/Youtube Denada Official
Penyanyi Gisella Anastasia dan pemeran wanita dalam video syur yang disebut mirip dirinya 

Pasalnya, kedua tersangka penyebar video menyebut nama Gisel dalam pemeriksaan.

"Kenapa dipanggil sebagai saksi? Karena waktu dia (dua tersangka) di BAP, ada kata-kata G di situ," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (16/11/2020) dikutip dari Kompas.com

"Jadi G dipanggil dulu, sebagai saksi terhadap tersangka yang sudah kita amankan," kata Yusri.

Sementara polisi masih melakukan pengembangan untuk mengetahui penyebar pertama dan pemeran di balik video tersebut.

Potret tubuh Gisel makin kurus dengan wajah pucat
Potret tubuh Gisel makin kurus dengan wajah pucat (YouTube Denada official)
  •  Status Gisel Bisa Naik Jadi Tersangka 

Menurut pendapat ahli hukum pidana Dr Chairul Huda SH, MH, tidak mudah bagi Gisel lepas dari jeratan kasus video syur itu. 

Chairul Huda mengungkapkan bukan tidak mungkin status Gisel dari saksi bisa berubah menjadi lebih parah.

Ahli hukum yang pernah menangani kasus video syur Ariel NOAH ini bahkan membeberkan bagaimana kinerja ahli IT kepolisian.

Chairul Huda menyebut Gisel boleh dan sah saja membantah pemeran video itu bukan dirinya. 

Namun, bukti kuat dari tim IT akan memperberat langkah Gisel lepas dari kasus ini.

"Itu haknya kalau menyangkal. Tapi kan penyidik punya sarana pembuktian" tutur Chairul Huda dikutip dari Youtube CumiCumi tayang Senin, (16/11/2020).

Ahli hukum pidana Dr Chairul Huda SH, MH
Ahli hukum pidana Dr Chairul Huda SH, MH (Youtube Cumicumi)

Chairul Huda lantas menjelaskan bagaimana ahli IT kepolisian mengungkap keaslian video.  

"Dengan bantuan ahli IT, bisa mencari kesamaan ciri-ciri fisik dari yang bersangkutan dengan video yang bersangkutan.

Juga kesamaan tempat," imbuh ahli hukum pidana itu. 

"Orang menyangkal boleh, tapi ingat penyidik punya cara untuk membuktikan bahwa orang tertentu, bisa yang bersangkutan, bisa orang lain,"

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved