Pilkada Malang 2020
Siapa Heri Cahyono Calon Bupati Malang Pilkada 2020? Berikut Biodata dan Profil Lengkapnya
Siapa Heri Cahyono calon Bupati Malang yang berpasangan dengan Gunadi Handoko, berikut biodata lengkapnya.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berikut biodata Heri Cahyono calon Bupati Malang pada Pilkada 2020.
Dalam pilkada 2020 ini Heri Cahyono berpasangan dengan Gunadi Handoko dan mendapat nomor urut 3.
Pasangan nomer urut 3, Heri Cahyonodan dan Gunadi Handoko ini diusung oleh partai politik tertentu, karena mereka calon independen.
Heri Cahyono dan Gunadi Handoko merupakan calon independen yang sempat tak lolos pada Pilkada 2020.
Sempat tak lolos, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko akhirnya memenangkan gugatan dan direstui menjadi pasangan calon nomor urut 3.
Lalu siapa Heri Cahyono calon Bupati Malang yang berpasangan dengan Gunadi Handoko.

Berikut biodata Heri Cahyono.
Heri Cahyono merupakan Calon Bupati Malang yang kerap disapa dengan sam HC yang berdiri independen dan diusung oleh partai politik tertentu
Heri Cahyono lahir di Malang Jawa Timur pada 12 Desember 1975, tahun ini berusia 45 tahun.
Heri Cahyono lulusan D3 Jurusan Finansial dan Perbankan STIE Ahmad Dahlan, Tangerang tahun 1998.
Heri Cahyono merupakan seorang pengusaha muda sukses.
Pria yang akrab disapa Sam HC ini memulai perjalanan hidupnya dari bawah sebagai pencari kayu bakar, tukang ojek, tukang las, mekanik mobil, hingga menjadi pemilik tiga grup perusahaan dengan total karyawan sebanyak 1.200 orang.
Di sela kesibukannya sebagai seorang wirausaha, ia juga mengisi waktunya dengan berbagi ilmu. Ia mengajar sekaligus pendamping mahasiswa di UGM, IPB, Unhas,dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Pada tahun 2012, Sam HC mendirikan Yayasan Kalasuba Indonesia yang bergerak di sektor pembinaan bagi UKM. Yayasan ini kerap mengadakan training perbaikan kualitas produk maupun tata kelola usaha.
Sam HC pun aktif mengajak masyarakat berpartisipasi menjalankan Bank Sampah. Selain itu, ia juga sering menemani petani dan peternak susu sapi untuk memperbaiki kualitas produksi serta manajemen bisnisnya.
Sedangkan wakilnya, Gunadi Handoko dikenal sebagai seorang advokat alias pengacara. Di dunia pengacara, ia dikenal sebagai pendiri Malang Lawyers Club.
Pasangan calon bupati malang dan calon wakil bupati Malang, Heri Cahyono-Gunadi Handoko mendapat nomor urut 3 di Pilkada Malang 2020.
Heri memaknai keikutsertaannya di kontestasi politik membuat ambisinya ciptakan era baru di Kabupaten Malang berpotensi terwujud.
"Malang Jejeg menandai salah satunya berakhirnya era ngapusi (membohongi)," terang Heri alias Sam HC usai mengambil pengundian nomor urut di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Rabu (14/10/2020).
Bahkan, Sam HC memasang target kemenangan di Pilkada Malang 2020. Sebuah target yang cukup ambisius bagi sosok yang baru terjun di kontestasi politik ini.
"Target kami 100 persen. Jadi gini, target kami adalah target menang,"ucap pengusaha asal Kasembon itu.
Sam HC menyadari, keikutsertaannya sebagai calon Bupati Malang ia lalui dengan berbagai macam dinamika, termasuk sengketa dengan KPU Kabupaten Malang tentang verifikasi faktual.
Hal tersebut berdampak pada proses tahapan Pilkada yang dilalui Malang Jejeg, seperti menyusutnya durasi kampanye.
Namun, Sam HC tak mau ambil pusing menyikapinya.
"Ya biarkan yang sepuh-sepuh dulu. Kalau orang muda kan larinya cepat," ujar Sam HC dengan nada sarkastik.
Pendiri Bank Sampah Slatri ini bakal menerapkan cara kampanye yang efisien.
"Terkait kampanye kami akan memanfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada ini," tutur pria dengan tiga orang anak ini.
Skema yang diterapkan Sam HC, ia beri nama Sambang Dulur.
Praktiknya lebih mengarah pada diskusi kepada masyarakat.
HC menyebut model kampanyenya itu sungguh dinamis, alias bisa dilakukan di mana saja.
"Ini panggung rakyat. Bisa di sawah, rumah, lapangan dan sebagainya," jelas pria penghobi motor trail itu.
Terkait dana kampanye, Sam HC menyatakan jika pihaknya bersedia menerima sumbangan dari masyarakat.
"Kami akan menerapkan crowd funding. Masyarakat bisa membantu dan saat ini antusias," papar Sam HC.
Namun, mantan tukang las itu belum bisa menerangkan secara gamblang nominal dana kampanye yang ia kantongi.
"Pasti dengan modal kita sendiri. Total yang disediakan kami belum menghitung semuanya," tutup HC.