Breaking News:

Travelling

Gunung Piramid Akan Dikelola Operator Profesional, Jalur Berbahaya dan Perlu Peralatan Khusus

Ketua tim survei dan pemetaan, Agus Saban mengatakan setelah dipetakan, memang harus dipasang alat dan pemandu profesional di pendakian Gunung Piramid

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Dyan Rekohadi
ISTIMEWA
Jalur pendakian Gunung Piramid Bondowoso yang memiliki jalur berbahaya jelang puncaknya 

Penulis : Danendra Kusuma , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BONDOWOSO - Jalur pendakian gunung Piramid Bondowoso diharapkan dikelola oleh operator profesional karena tingkat kesulitan jalur yang berbahaya.

Perlunya operator profesional ini merupakan rekomendasi Tim survei dan pemetaan Gunung Piramid.

Baca juga: Tingkat Bahaya Gunung Piramid Bondowoso Disandingkan dengan Carstensz Pyramid di Papua

Rekomendasi dikeluarkan usai tim tersebut merampungkan pemetaan untuk mengukur potensi bahaya Gunung Piramid.

Rekomendasinya yakni membuka jalur pendakian Gunung Piramid dengan menunjuk operator atau pengelola profesional.

Bila rekomendasi itu tak bisa terpenuhi, tim menyarankan jalur pendakian Gunung Piramid ditutup karena potensi bahayanya sangat tinggi.

Meski punya kekhasan yang berbeda, tingkat bahaya Gunung Piramid Bondowoso nyaris serupa dengan Carstensz Pyramid di Papua.

"Hanya dua pilihan itu. Sebab, kalau tidak akan ada korban lain," kata salah satu anggota tim survei dan pemetaan, Chuk S W, Kamis (10/12/2020).

Ketua tim survei dan pemetaan, Agus Saban mengatakan setelah dipetakan, memang harus dipasang alat dan pemandu profesional dalam pendakian Gunung Piramid.

"Tingkat bahayanya sangat tinggi jika tidak dilakukan secara profesional. Pendaki Gunung Piramid harus dilengkapi peralatan standar untuk pendakian gunung tebing terjal. Selain itu, perlu ada pemandu profesional," paparnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pendidikan dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso, Retno Wulandari mengatakan berdasar hasil survei dan pemetaan memang Gunung Piramid perlu dikelola dengan profesional.

Ke depan, pihaknya bakal menunjuk operator profesional untuk mengelola Gunung Piramid.

"Kami juga akan memberikan pelatihan kepada para pemandu. Yang melatih tentu tenaga berkompeten di bidangnya," ujarnya.

"Selain itu, nantinya para pendaki akan dilengkapi peralatan standar pendakian. Itu untuk mengurangi risiko kala pendaki terjatuh di jalur yang berbahaya (punggung naga) Gunung Piramid," pungkasnya.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved