Penanganan Covid
Bupati Sumenep dan Istrinya Positif Covid-19, Dirujuk dan Jalani Isolasi di Rumah Sakit di Surabaya
Abuya Busyro Karim dan Istrinya Nurfitriana Busyro dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dan saat ini menjalani isolasi di RS di Surabaya
Penulis : Ali Hafidz Syahbana , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, SUMENEP - Daftar kepala daerah di Jatim yang terkonfirmasi positif covid-19 terus bertambah.
Kali ini Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim yang diumumkan terkonfirmasi positif covid-19.
Abuya Busyro Karim dan Istrinya Nurfitriana Busyro dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dan saat ini menjalani isolasi di RS Husada Utama Surabaya.
Informasi ini disampaikan oleh Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati sesuai hasil swab test yang dilakukan pada hari Minggu (13/12/2020).
"Kesehatan beliau sudah membaik dengan saturasi oksigen normal," kata Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya pada hari Kamis (17/12/2020).
Menurutnya, Bupati Sumenep terkonfirmasi positif covid-19 dengan gejala awalnya batuk, pilek dan demam.
Menimbang kehati-hatian dan penuhnya ruangan di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, maka beliau dirujuk ke RS Husada Utama Surabaya pada hari Senin pagi 14 Desember 2020 lalu.
Sementara untuk istri Bupati Sumenep, Nurfitriana Busyro membenarkan jika terkonfirmasi positif Covid-19.
Ia mengimbau pada masyarakat untuk terus memperketat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna memutus mata rantai Covid-19.
"Sejak Senin 14 Des 2020. Ibu dan Buya @a.busyrokarim menjalani isolasi di RSHU krn terkonfirmasi terkwna covid19. Dengan gejala ringan," kata Nurfitriana pada akun IG pribadinya, yakni @fitri_busyro.
Sedangkan putrinya, dr. Virzannida Busyro juga dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
Dari tangkapan layar rekam medis yang ditampilkan pada akun IG pribadi @dr.virzannidabusyro, positif sejak Rabu (16/12/2020).
Virzannida Busyro menyampaikan, bahwa Covid-19 bukan hal yang aib tetapi virus. Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat ia pun menghimbau agar tetap memakai masker dan taat protokol kesehatan (prokes).
"Saya saja yang ketat bisa kena, apalagi yang abai," kata Virzannida.