Berita Jombang Hari Ini

RS Rujukan Covid-19 Overload, Pemkab Jombang Siapkan RS Darurat

Pemkab Jombang akan membuka rumah sakit darurat untuk mengantisipasi peningkatan pasien Covid-19.

Editor: Zainuddin
Shutterstock
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Pemkab Jombang akan membuka rumah sakit darurat untuk mengantisipasi peningkatan pasien Covid-19.

Kasus Covid-19 di Jombang meningkat sejak beberapa pekan lalu.

Saat ini kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 penuh.

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah mengatakan rumah sakit darurat akan dibuka di STIKES Pemkab Jombang.

Dulu tempat ini menjadi rumah karantina bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi dan pemulihan kondisi.

"Mulai hari ini prepare untuk membuat rumah sakit darurat," kata Sumrambah, Kamis (17/12/2020).

RS Darurat berfungsi sebagai penyangga RSUD Jombang dan rumah sakit rujukan lain dalam menangani pasien Covid-19.

Rumah sakit darurat akan digunakan untuk menandatangani dan merawat pasien Covid-19 dalam kondisi ringan hingga sedang.

Sedangkan, pasien dalam sedang hingga berat akan dirawat di rumah sakit rujukan.

Sumrambah menyebutkan tempat yang disediakan di rumah sakit darurat, antara 80 hingga 100 tempat tidur dengan fasilitas yang cukup.

"Kami akan lengkapi semua fasilitasnya sehingga itu bisa membuat pasien nyaman. Insya Allah kami bisa mulai kerjakan sebelum Januari 2021," ungkap dia.

Saat ini RSUD Jombang sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, telah kelebihan kapasitas.

RSUD Jombang menambah kapasitas tempat perawatan pasien dari 45 menjadi 80 tempat tidur per Desember 2020.

Namun, penambahan kapasitas tempat tidur dan perawatan untuk pasien Covid-19 tersebut masih belum mencukupi.

Ada terdapat puluhan pasien Covid-19 dengan status suspek dan probable yang tertahan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD pada Rabu (16/12/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved