Breaking News:

Jendela Dunia

Eropa Diserang Varian Baru Virus Corona, Sejumlah Negara Ketakutan Hingga Kompak Menutup Perbatasan

Eropa Diserang Varian Baru Virus Corona, Sejumlah Negara Ketakutan Hingga Kompak Menutup Perbatasan

Editor: eko darmoko
www.medscape.com
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM - Situasi mencekam melanda Benua Eropa seiring kemunculan varian baru virus corona.

Buntut munculnya varian baru virus corona, sejumlah negara di Eropa mulai menutup perbatasannya dari Inggris.

Gelombang baru virus corona itu membuat Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan pertemuan darurat Cabinet Office Briefing Rooms (Cobra) pada Senin (21/12/2020).

Baca juga: Wakil Presiden AS Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Tapi Mengapa Donald Trump Belum, Ini Penjelasannya

Baca juga: Semua Rakyat Indonesia Mendapatkan Vaksin Covid-19, Tidak Ada Kaitannya dengan BPJS Kesehatan

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (AFP / ISABEL INFANTES via Kompas.com)

Juru bicara Downing Street Nomor 10 mengatakan, agenda darurat itu mendiskusikan situasi yang berkaitan dengan penerbangan internasional.\

Paling kentara adalah sikap negara-negara di "Benua Biru" yang memberlakukan larangan kedatangan apa pun dari Inggris karena varian baru virus corona.

Perancis menjadi negara terbaru yang menerapkannya, setelah mereka mengumumkan penangguhan selama 48 jam, termasuk juga transportasinya.

Juru bicara "Negeri Anggur" juga menerangkan, penangguhan itu termasuk kargo yang diangkut baik lewat darat, udara, maupun laut.

Oleh karena itu, Pelabuhan Dover menyatakan, segala lalu lintas dari Inggris ke Perancis harus menunggu hingga adanya pengumuman lanjutan.

Eurostar dalam kicauannya menuturkan, menyusul larangan itu, mereka hanya bisa mengoperasikan kereta jurusan Paris ke London pada 21-22 Desember.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved