Penanganan Covid

Pegawai UPT Pasar Besar Batu Jalani Rapid Test Antibodi, 8 Orang Reaktif dan Wajib Isolasi

Dari total 52 petugas, hanya 38 orang saja yang mengikuti tes. Dari jumlah tersebut, 8 orang dinyatakan reaktif.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/DISKUMDAG BATU
Pegawai UPT Pasar Besar Batu melaksanakan tes cepat atau rapid test antibodi, Selasa (29/12/2020). 

Penulis : Benni Indo , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BATU – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu kembali melaksanakan tes cepat antibodi atau rapid test antibodi, Selasa (29/12/2020).

Kali ini, yang menjalani tes cepat antibodi adalah para petugas Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Besar Kota Batu.

Diskumdag menggandeng Puskesmas Sisir melaksanakan tes cepat antibodi.

Dari total 52 petugas, hanya 38 orang saja yang mengikuti tes. Dari jumlah tersebut, 8 orang dinyatakan reaktif.

"14 orang yang tak menghadiri, akan menyusul, waktunya masih masih belum ditentukan," kata Kepala Puskesmas Sisir, Yongki Orris, Selasa (29/12/2020).

Yongki meminta kepada 8 orang yang dinyatakan reaktif untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Lalu Puskesmas Sisir akan melakukan pelacakan terhadap kontak 8 orang tersebut beberapa hari belakang.

Tes cepat antibodi kali ini merupakan yang pertama dilakukan kepada pegawai UPT Pasar Besar Batu.

Tes cepat antibodi dilakukan menjelang liburan tahun baru 2021.

“Ini ditujukan agar memberi rasa aman dan masyarakat tak khawatir saat berkunjung ke Pasar Batu. Puskesmas Sisir selalu siap untuk melaksanakan tes cepat antibodi jika diperlukan,” papar dia.

Pada Juli dan Agustus lalu, para pedagang di Pasar Besar Batu melaksanakan tes cepat antibodi.

Ada sekitar 300 pedagang yang mengikuti di bulan Juli dan 400 pedagang di bulan Agustus.

Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, pelaksanaan tes cepat antibodi bukan karena menghadapi libur panjang. Melainkan sebagai upaya mitigasi awal mengantisipasi penularan agar tak menyebar luas.

Maka, perlu pemantauan untuk mendeteksi dini agar bisa cepat ditangani.

“Jadi berpikirnya bukan hanya ketika libur panjang ini, maka harus ada antisipasi. Bagaimanapun itu harus ada antisipasi,” kata Eko.

Kepala UPT Pasar Besar Kota Batu, Agus Suyadi mengatakan akan terus melakukan antisipasi penyebaran Covid-19.

Jika ditemukan ada yang terpapar Covid-19, maka untuk sementara waktu isolasi mandiri terlebih dahulu.

"Untuk yang reaktif akan kami lakukan swab dan bagi yang belum akan kami tindak lanjuti. Ada 10 satpam yang giliran malam melakukan tes besok," jelasnya.

Belum sampai sepekan yang lalu, Diskumdag Kota Batu juga melakukan tes cepat antibodi kepada para PKL yang sering berjualan di sekitar Alun-alun Kota Batu.

Data terbaru kasus Covid-19 di Kota Batu per 29 Desember 2020, ada tambahan 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ada 1036 warga Kota Batu yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah itu terdiri atas 33 orang berstatus aktif, 917 berstatus sembuh dan 86 orang meninggal dunia.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved