Nasib Apes Gadis Desa Kena Tipu Kolonel Gadungan, Keluarga Siapkan Pesta Tapi Tak Datang Pas Hari-H
Percaya dengan sang pacar yang mengaku sebagai anggota TNI berpangkat kolonel ini ini membuat keluarga si gadis desa menyiapkan pesta pernikahan.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Pelaku juga menjanjikan akan membelikan SY mobil dan sejumlah perhiasan.
"Ya, dia pertama tentara, jadi katanya udah mapan, punya rumah sendiri, pas sebelum lamaran katanya mau ngasih saya mobil, seperangkat perhiasan.
Kan saya punya kakak, kakak saya belum menikah, sama dia katanya mau dimodalin 40 juta, mau cukup mau enggak katanya 40 juta jangan sampai nyusahin orang tua saya," terangnya.
"Terus dianya juga mau seleh ke saya 70 juta. Semua dekorasi udah ditanggungjawab sama dia. Jadi kan dia seriusnya itu udah ngomong sama keluarga, jadi kan cowo ngomong datang langsung ke rumah, tapi kan kenyataannya gitu," jelasnya.
SY mengungkapkan bahwa dirinya mulai dekat dengan pelaku pada bulan September.
"Awal mulanya kan deket bulan September, pas waktu hubungannya dia serius, pertamanya katanya tunangan dulu aja, tapi pas bulan Oktober akhir dia bilang yaudah langsung nikah aja," katanya.
Saat itu, RY janji akan membawa artis ternama Nikita Mirzani dan jaksa terkenal.
"Nah disana itu kan udah ada perjanjian tanggal 14 November itu lamaran, dia mau bawa keluarganya, terus mau bawa Nikita Mirzani, sama kan dia ngakunya ibunya Jaksa di Jakarta Timur dan ayahnya pemilik tambang batu bara di Kalimantan. Dia katanya mau bawa Nikita Mirzani sama jaksa-jaksa yang terkenal kaya gitu," terangnya.
Setelah itu, keluarga SY pun melakukan berbagai persiapan untuk menerima lamaran.
Keluarga SY bahkan sampai membeli seekor sapi dan dua ekor kambing.
Namun, saat ditunggu RY tidak kunjung datang.
"Pas tanggal 14 kan wajar orang kampung, yang gak ada diada-adain, kaya masakan, terus keluarga sudah pada kumpul, sodara sudah pada kumpul. Pas ditunggu gak dateng, dia alasannya katanya mau ke Geopark dulu, abis itu baru ke rumah saya, keluarga saya sudah beli satu ekor sapi, sama dua ekor kambing," katanya.
Kemudian SY kembali mencoba menghubungi RY.
Namun ternyata nomor telepon RY tak dapat dihubungi.
"Pas ditungguin dua hari gak ada, pasa tanggal 16 itu masih bisa dihubungin, pas tanggal 16 akhir itu udah gak aktif nomernya. Kita kan jadi was-was, kita ingin nanyain kebenarannya gimana," jelasnya.