Viral Pernikahan di Sragen Dapat Karangan Bunga 'Selamat Menikmati Uang Haram', Tilap Uang Arisan

Terungkap kenapa pernikahan di Sragen dapat karangan bunga 'Selamat Menikmati Uang Haram', taruhannya uang Rp 1 miliar

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase Instagram @irenejunitas
Karangan bunga di pesta pernikahan Sragen berisi ucapan selamat menikmati uang haram 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Foto karangan bunga di pesta pernikahan di Sragen viral di media sosial

Hebohnya foto itu di jagat maya lantaran tulisan di karangan bunga bukan memberi ucapan selamat pernikahan.

Akan tetapi pengirim karangan bunga menulis 'Selamat Menikmati Uang Haram' hasil menilap uang arisan

Foto karangan bunga tak biasa ini viral setelah di-posting di Instagram pada 23 Desember 2020 lalu.

"Selamat menikah kakaknya Mia Wida. Selamat menikmati uang haram 1 M hasil nilep arisan. Kapan nih dibayar shay. Member arisan By Wida," bunyi tulisan yang tercantum.

Baca juga: Analisa Pakar saat Gisella Anastasia Ditanya Selingkuh atau Diselingkuhi, Mimik Wajah Berubah Tegang

Karangan bunga pernikahan di Sragen yang viral. Wujud kekesalan member arisan bodong.
Karangan bunga pernikahan di Sragen yang viral. Wujud kekesalan member arisan bodong. (Instagram/irenejunitas)

Dari konfirmasi TribunSolo.com (grup SURYAMALANG.COM) pengunggahnya adalah Irene Junitasari (21) yang memposting foto itu di akun Instagram-nya.

Irene Junitasari mengatakan, ia jengkel karena merasa tertipu dengan arisan bodong.

Pengelola arisan itu, adalah kerabat dari mempelai yang menikah.

Irene Junitasari menceritakan bergabung dengan arisan itu pada tahun lalu.

"Awalnya saya ikut arisan itu karena saudara saya," katanya, Selasa (5/1/2021) dikutip dari TribunSolo.com artikel 'Viral Pernikahan di Sragen Dihadiahi Karangan Bunga Selamat Menikmati Uang Haram, Ini Kisahnya'.

Baca juga: Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Rabu 6 Januari 2021: Lamongan, Ngawi dan Kabupaten Blitar

Menurut Irene, selama ikut arisan uang yang sudah ia keluarkan sekitar Rp 17 juta.

Namun demikian, uang yang digelapkan oleh saudaranya itu mencapai Rp 1 miliar.

"Uang Rp 1 miliar itu dari seluruh anggota, tapi totalnya berapa orang saya enggak tahu," ungkapnya.

Irene merasa ada kejanggalan dengan arisan tersebut saat grup WhatsApp yang berisikan anggota arisan mendadak dikunci.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved