Breaking News:

Travelling

Kaldu Kokot dan Soto Kokot Jadi Rekomendasi Kuliner di Sumenep

Kalau mampir di Sumenep, jangan lupa menikmati kaldu kokot dan soto kokot.

SURYAMALANG.COM/Nurika Anisa
Kaldu Kokot khas Sumenep di Warung Rujak Selingkuh di Jalan Wahidin Kota Sumenep 

SURYAMALANG.COM, SUMENEP- Kaldu kokot dan soto kokot menjadi rekomendasi kuliner di Sumenep.

Kokot dalam bahasa Madura berarti kikil sapi.

Bahan utama kuliner kaldu kokot adalah kikil sapi.

Tampilan hidangan kuliner khas Sumenep ini berupa rebusan kacang hijau, kikil sapi, dan tambahan singkong rebus.

Seporsi kaldu kokot juga ada tambahan babat, jeroan sapi, dan tulang sumsum.

Bayangkan gurihnya kuah kaldu dipadu dengan rebusan kacang hijau yang dimasak bersama bumbu-bumbu khas.

Tidak sulit menemukan kuliner khas kaldu kokot di Sumenep.

Ada beberapa warung makan kaldu kokot di tengah Kota Sumenep, termasuk Warung Rujak Soto Selingkuh di Jalan Dr Wahidin, Lingkungan Delama, Pajagalan, Sumenep.

Karena warung berada di gang kecil, pengunjung yang membawa mobil bisa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan raya, dan melanjutkan jalan kaki sekitar 50 meter.

Ada dua hidangan yang disajikan, yaitu kaldu kokot, dan soto kokot.

Bedanya, tidak ada rebusan kacang hijau di makanan soto kokot.

"Kalau ke Sumenep, sangat direkomendasikan mencoba kaldu kokot. Kaldu kokotnya versi jumbo, dagingnya empuk, dan bumbunya terasa," kata Abdul Latif, seorang pengunjung.

Seporsi kaldu kokot dipatok seharga Rp 60.000.

Porsi besar kuliner ini bisa dimakan dua sampai tiga orang.(Nurika Anisa)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved