Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Rp 65 Juta Berhasil Didapat dari Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Malang

Satpol PP Kabupaten Malang berhasil mengumpulkan denda sebesar Rp 65 juta dari pelanggar protokol kesehatan.

erwin wicaksono/suryamalang.com
Kasatpol PP Kabupaten Malang, Nazaruddin Hasan. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satpol PP Kabupaten Malang berhasil mengumpulkan denda sebesar Rp 65 juta sejak September-Desember 2020. Denda tersebut didapat pelanggar protokol kesehatan

Sebagaimana regulasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 57 Tahun 2020, Pemkab Malang menerapkan denda sebesar Rp 100 ribu bagi pembelot aturan.

"Denda tersebut telah kami setorkan Rp 65 juta untuk kas daerah. Periodenya sejak Bulan September 2020 sampai Desember 2020," ujar Kasatpol PP Kabupaten Malang, Nazaruddin Hasan saat memberikan keterangan pada Rabu (13/1/2021).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat telah diterapkan. 

Berbekal Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021, Nazaruddin menyatakan pihaknya tak kendor dalam melaksanakan operasi yustisi.

"Kini sudah masuk Bulan Januari 2021 lalu ada Instruksi Menteri Dalam Negeri sehingga kita lanjutkan lagi operasi yustisinya," bebernya.

Kendati akan rutin menggelar operasi yustisi, Nazaruddin mengatakan jajajrannya tidak akan memberikan sanksi denda.

"Karena masyarakat kita banyak yang di pedesaan, jadi saat ini untuk dikenakan denda itu kami sangat-sangat terukur atau tidak sembarang masyarakat dikenakan. Paling maksimal ya sanksi sosial," terangnya.

Terakhir, Nazaruddin tak memungkiri masih banyak masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan.

Tidak memakai masker dan melanggar jaga jarak mendominasi pelanggaran di Kabupaten Malang.

"Dalam satu hari kita bisa melakukan operasi yustisi bisa sampai di 4-5 titik yang berbeda. Kami melaksanakannya bersama-sama dengan Polres Malang dan Kodim 0818," tutup Nazaruddin.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved