Alasan Syekh Ali Jaber Tak Pernah Marah Bikin Raffi Ahmad Syok, Pedakwah Hanya Ucap Satu Kata
Sebelum wafat, Syekh Ali Jaber mengaku jika dirinya tak pernah marah bahkan ia mengaku jika dirinya selalu merasa tenang. Ternyata ini alasannya
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
"Enggak," kata Raffi Ahmad sambil menggelengkan kepala.

Kemudian, Ali Jaber melanjutkan penjelasannya. Menurutnya, pasrah itu berarti ikhlas dan meyakini tidak ada keburukkan yang murni dari Allah
Ia menyebut, pasti ada kebaikan di balik keburukan tersebut.
"Karena mayit sudah mati. Menurut saya, pasrah itu seperti ibarat orang mati terhadap takdir.
Apa pun yang datang dari Allah kita harus tunjukkan ikhlas, ridho, dan yakini tidak ada murni buruk dari Allah pasti ada kebaikan di balik keburukan itu," kata Syekh Ali Jaber.
Kebaikan Syekh Ali Jaber
Walaupun kini Syekh Ali Jaber meninggal, tapi sosoknya tentu akan tetap selalu dikenang.
Dulu, pada Minggu (13/9/2020), ulama kondang Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal di Masjid Falahudin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.
Ketika itu, Syekh Ali Jaber yang sedang mengisi sebuah pengajian, ditusuk oleh pelaku bernama Alpin Andrian (AA).
Pelaku tersebut mengarahkan pisaunya ke arah yang berbahaya, yakni ke bagian leher dan dada Syekh Ali Jaber.
Beruntung, Syekh Ali Jaber sempat menghindar, jadi dia mengalami luka di bahu kanan.
Syekh Ali Jaber pun sempat dirawat akibat hal tersebut.
Namun, kebaikannya sudah terlihat pada saat penusukan itu.
Kala itu, Syekh Ali Jaber meminta jemaah untuk tidak memukuli pelaku.
Dia mengaku merasa kasihan.