Berita Malang Hari Ini
Dekan FTP Universitas Brawijaya Gandeng 34 Dekan FTP Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Kerjasama itu terutama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di program studi sejenis pada perguruan tinggi lain PTS dan PTN.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Imam Santoso MP melakukan kesepakatan kerjasama dengan 34 Dekan yang tergabung di Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI) baru-baru ini.
Kerjasama ini menindaklanjuti implementasi Permendikbud No.3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Kerjasama itu terutama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di program studi sejenis pada perguruan tinggi lain PTS dan PTN.
Kesepakatan bersama itu disaksikan Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS secara daring. Dijelaskan Imam Santoso, mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Dengan adanya MoA, ini merupakan bukti nyata kami dalam mendukung MBKM. Kami sepakat dan setuju untuk menciptakan kerjasama dalam rangka pengembangan program pembelajaran pada program studi di masing-masing fakultas," jelasnya.
Penyelenggaraan program pembelajaran harus sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dalam kurun waktu 1 (satu) semester dengan beban belajar setara 20 SKS bagi mahasiswa.
Untuk teknisnya, lanjutnya, akan diatur lebih lanjut dalam panduan teknis yang akan disepakati antar fakultas masing-masing perguruan tinggi.
Terutama untuk proses pembelajaran, pengakuan kredit semester, penilaian, dan skema pembiayaan.
Disebutkan, nanti tidak hanya pertukaran mahasiswa, tapi juga diagendakan webinar series tentang tiga pilar.
Yaitu teknologi industri pertanian, teknologi hasil pertanian dan teknik pertanian dan biosistem.
Sehingga bisa berkontribusi dalam perkembangan teknologi pertanian, smart agriculture, rantai pasok, pertanian presisi atau bagaimana perkembangan teknologi pangan dan industri pangan. Rektor UB menyambut baik MoA itu.
”Bahkan UB siap melakukan kerjasama di bidang apapun. Baik di prodi atau fakultas lain. Kami berharap betul kepada teknologi pertanian untuk dapat lebih berkembang. Semoga penandatanganan MoA ini dapat menjadi langkah awal bagi riset riset dan atau kegiatan lainnya,” ujar Nuhfil.
Adapun yang menandatangani kesepakatan itu adalah Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, Dekan Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri, Universitas Mataram.
Kemudian Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang, Dekan Fakultas Teknologi dan Industri Pangan, Universitas Slamet Riyadi Surakarta dan Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian STIPER, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau serta Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dekan-fakultas-teknologi-pertanian-universitas-brawijaya.jpg)