Breaking News:

Detail 89 Rekening Terkait FPI yang Diblokir PPATK, Mayoritas Atas Nama Organisasi

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah membekukan 89 rekening terkait Front Pembela Islam (FPI).

Editor: Zainuddin
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi rekening: 89 rekening terkait FPI yang diblokir PPATK, mayoritas atas nama organisasi 

SURYAMALANG.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah membekukan 89 rekening terkait Front Pembela Islam (FPI).

"Paling banyak rekening organisasi dari pusat maupun cabang-cabang. Tapi kemudian individu yang di dalamnya," kata Dian Ediana Rae, Kepala PPATK dalam diskusi virtual di kanal YouTube Medcom.id, Minggu (17/1/2021).

Ada sejumlah hal yang membuat penambahan jumlah rekening yang diblokir tersebut, seperti proses penelusuran yang masih terus berkembang.

Pemblokiran rekening tersebut untuk mengetahui sumber pendanaan dan FPI selama ini.

Dian menyatakan pemblokiran rekening FPI dan orang yang terafiliasi dengan organisasi tersebut juga dapat mempermudah pelacakan sumber dana dan peruntukan dana yang diperoleh.

PPATK memang follow the money. Aparat penegak hulum kan follow the person. Tapi kami mengikuti uangnya," ucapnya.

"Jadi uang ini yang akan menunjukkan apakah ada hal yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Ini yang harus dipastikan," imbuh Dian.

Proses analisis yang dilakukan PPATK masih berjalan sehingga belum dapat disimpulkan apakah ada dugaan tindak pidana atau tidak.

Nantinya, hasil analisis dan pemeriksaan tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bertambah, Kini Ada 89 Rekening FPI dan Afiliasinya yang Dibekukan", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/01/17/15081281/bertambah-kini-ada-89-rekening-fpi-dan-afiliasinya-yang-dibekukan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved