Breaking News:

Tekno

Senjakala WhatsApp? Ditinggal Pengguna Karena Keamanan Data Pribadi Hingga Pasang Iklan Gede-gedean

Senjakala WhatsApp? Ditinggal Pengguna Karena Keamanan Data Pribadi Hingga Pasang Iklan Gede-gedean

Tribunnews
WhatsApp 

Investasi tersebut rencananya digunakan untuk mendongkrak transaksi digital bagi 30 juta bisnis kecil dan menengah di India.

Akhir tahun lalu, WhatsApp juga mengantongi izin untuk WhatsApp Pay dari Pemerintah India setelah sebelumnya memunculkan pro dan kontra sejak diperkenalkan tahun 2018.

Itu sebabnya, kontroversi mengenai WhatsApp sedikit banyak akan memengaruhi rencana besarnya di Negeri Anak Benua.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mulai Ditinggal Pengguna, WhatsApp Pasang Iklan Besar di Koran

Kebijakan baru WhatsApp yang akan mulai berlaku pada 8 Februari 2021 mendatang.
WhatsApp. (Tribunnews/tangkapan layar WhatsApp)

Beredar Pesan Berantai 'Boikot' WhatsApp Terkait Keamanan Data Pribadi

Marak beredar pesan berantai di grup-grup WhatsApp (WA) untuk meninggalkan atau boikot aplikasi chat WhatsApp.

Seperti diketahui, belakangan ini berembus kabar bahwa sistem keamanan di WhatsApp tidak aman dan menyebabkan data pribadi pengguna bisa diketahui oleh pihak lain.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com (15/1/2021), pesan berantai ini berisi poin-poin alasan mengapa harus meninggalkan WhatsApp.

Tak hanya itu, pesan berantai tersebut juga menyarankan agar pengguna segera beralih menggunakan aplikasi perpesanan lain yang diklaim lebih aman.

Sebagian isi pesan berantai itu adalah sebagai berikut:

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved