Erupsi Gunung Raung, Ini Daftar Lokasi yang Perlu Dihindari, Peta Evakuasi dan Daerah Terdampak

Terangkum update erupsi Gunung Raung, ini daftar lokasi yang perlu dihindari, peta evakuasi dan daerah terdampak

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Antara
Gunung Raung erupsi status waspada dan daftar lokasi yang perlu dijauhi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Status erupsi Gunung Raung kini telah naik di level II (Waspada) sejak hari Kamis, 21 Januari 2021. 

Untuk itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau lokasi yang perlu dihindari saat erupsi Gunung Raung terjadi. 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) juga memetakan jalur evakuasi dan daerah terdampak. 

Selengkapnya, simak rangkuman yang dihimpun SURYAMALANG.COM berikut ini:

1. Lokasi yang perlu dihindari 

Aktivitas erupsi Gunung Raung tampak dari Desa Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Senin (6/7/2015).
Aktivitas erupsi Gunung Raung tampak dari Desa Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Senin (6/7/2015). (benni indo/suryamalang.com)

Kisah Pilu Siswa SMA yang Kepergok Mencuri Motor di Mojokerto, Ternyata dari Keluarga Broken Home

Rumor di Balik Isu Kudeta Partai Demokrat, Ada Janji Pemberian Uang Rp 100 Juta ke Ketua DPC

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mencatat adanya gempa tremor non harmonik tidak menerus sejak 20 Januari 2021. 

Dikutip dari laman resminya, sejak 21 Januari 2021 tingkat aktivitas G. Raung dinaikkan menjadi Level II (Waspada).

Melalui rekaman seismograf pada 2 Februari 2021 tercatat adanya 1 kali gempa tektonik lokal dan 4 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-32 mm, dominan 14 mm.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak seperti dikutip via Kontan.co.id artkel 'Gunung Raung erupsi, ini lokasi yang perlu dihindari para pendaki'.

2. Daerah paling terdampak 

Gunung Pendil dalam gugusan Gunung Raung, Banyuwangi.
Gunung Pendil dalam gugusan Gunung Raung, Banyuwangi. ()

Heboh Video Viral 3 Kambing Luka Misterius di Bondowoso, Disebut Ulah Gerandong dan Korban Pesugihan

Tak Seperti Gisel, Ini Sosok Calon Istri Nobu Terungkap di Tengah Kasus Video Syur 19 Detik

Petugas gabungan di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur memetakan daerah rawan bencana dan jalur evakuasi erupsi Gunung Raung.

Hal itu dilakukan setelah Gunung Raung terus mengalami erupsi sejak 2 pekan terakhir.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz mengatakan pemetaan daerah rawan bencana erupsi Gunung Raung ditekankan pada wilayah terdekat yang berada di Kecamatan Sumberwringin Bondowoso.

Di Kecamatan itu terdapat 2 desa dan 3 dusun yang menjadi daerah rawan terdampak erupsi Gunung Raung.

Dua desa itu adalah Sumber Wringin dan Rejoagung. Sedangkan dusunnya adalah Cipanas, Tol Tol dan Sumber Legan seperti dikutip dari KompasTV.com artikel 'Gunung Raung Erupsi, Petugas Petakan Daerah Terdampak dan Jalur Evakuasi'.

3. Peta evakuasi  

Gunung Raung
Gunung Raung (Google)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi Jawa Timur merencanakan tempat pengungsian bagi warga terdampak erupsi Gunung Raung.

Data dari pihak BPBD setempat ada 4 kecamatan dan puluhan desa yang terdampak erupsi tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam mengatakan 4 kecamatan yang masuk dalam kawasan rawan bencana erupsi Gunung Raung adalah Kecamatan Kalibaru, Glenmore, Sempu dan Songgon. 

Dari masing-masing kecamatan itu terdapat puluhan desa yang terdampak erupsi Gunung Raung.

BPBD Kabupaten Banyuwangi telah mempersiapkan rencana kontijensi, yakni sejumlah tempat pengungsian bagi warga di sekitar lereng Gunung Raung.

Pihak BPBD juga telah memasang jalur evakuasi menuju tempat pengungsian dan sejumlah kebutuhan logistik untuk warga yang mengungsi.

Pihak BPBD juga terus berkoordinasi dengan petugas PVMBG atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengetahui perkembangan erupsi Gunung Raung.

Hingga Kamis pagi (28/01) status Gunung Raung yang terletak di perbatasan Banyuwangi, Bondowoso dan Jember masih waspada atau level II seperti dikutip dari KompasTV.com artikel 'BPBD Siapkan Tempat Pengungsian Warga Terdampak Erupsi Gunung Raung'.

4. Ancaman dari aktivitas Gunung Raung 

Gunung Raung saat meletus
Gunung Raung saat meletus (Google)

Sinetron Ikatan Cinta Terjerat Masalah, Satgas Covid-19 Beri Sanksi Denda

Pertaruhan Karier Politik AHY dan Moeldoko di Balik Isu Kudeta Partai Demokrat

Lokasi Gunung Raung terletak di perbatasan Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Provinsi Jawa Timur.

Secara administratif, lokasi Gunung Raung termasuk dalam tiga wilayah Kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. 

Dikutip dari laman Kementerian ESDM, Gunung Raung adalah salah satu gunung api aktif yang berada di Jawa Timur, dengan ketinggian puncak mencapai 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Gunung api ini merupakan gunung api strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung berbentuk ellips dengan ukuran 1.750 x 2.250 m, dalamnya 400-550 m dari pematang gunung.

Tingkat aktivitas Gunung Raung adalah Level II (Waspada) sejak 17 Juli 2020.

Potensi ancaman bahaya erupsi Gunung Raung adalah aliran lava, dan lontaran batuan pijar di dasar kawah.

Pada saat erupsi meningkat, jarak lontaran material batuan pijar dapat mencapai bibir kawah. 

Saat ini potensi ancaman bahaya berupa hembusan gas-gas vulkanik yang sebenarnya terbatas di dasar kawah.

5. Jalur pendakian dan cara mencapai puncak 

Para pendaki saat mendaki Gunung Semeru, Kamis (1/10/2020).
Para pendaki saat mendaki Gunung Semeru, Kamis (1/10/2020). (suryamalang.com/tony hermawan)

Jalur pendakian ke puncak Gunung Raung umumnya dilakukan dari Desa Sumberweringin. 

Dari tempat ini, kendaraan roda empat masih dapat dilanjutkan ke Pondok Motor sejauh kurang lebih 7 km. 

Lalu, pendakian dari Pondok Motor melalui tegalan sepanjang kurang lebih 0,5 km ke arah Selatan-Barat Daya. 

Kemudian, pendakian dilanjutkan melalui hutan dan jalan setapak yang mulai menyempit dan ditumbuhi oleh pepohonan cemara hingga ketinggian 1.600 mdpl. 

Setelah perjalanan selama kurang lebih 3 jam, pendaki akan tiba di Pondok Sumur.

Dari Pondok Sumur, medan pendakian mulai sulit, jalan setapak tertutup semak belukar. 

Setelah sekitar 2 jam, pendakian akan melalui hutan cemara dan pakis-pakisan, dan padang rumput lalu tiba di Pondok Demit. 

Kemudian, pendakian akan dilanjutkan hingga bertemu Pondok Mantri yang biasa digunakan sebagai tempat perkemahan bagi pendaki sebelum lanjut ke puncak. 

Keesokan harinya, pendakian dari Pondok Mantri ke puncak Gunung Raung akan menempuh waktu sekitar 1 jam melalui medan yang tidak terlalu berat dengan kemiringan lereng berkisar antara 20° dan 30°. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved