Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kurangi Risiko Human Error, Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kota Malang Dibagi Jadi 3 Shift

Pemerintah Kota Malang melakukan evaluasi kepada tim pemakaman jenazah Covid-19.

Polresta Malang Kota
Prosesi pemakaman jenazah covid-19 oleh personel Polresta Malang Kota dan tim PSC 119 Malang Kota. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kota Malang melakukan evaluasi kepada tim pemakaman jenazah Covid-19.

Hal ini dilakukan setelah adanya kasus tertukarnya jenazah Covid-19 beberapa hari yang lalu.

Evaluasi tersebut di antaranya ialah dengan melakukan pembagian shift kerja yang dibagi menjadi tiga tim, di antaranya ialah Tim A,B dan C.

Masing-masing tim terbagi terdiri dari lima orang, yakni satu orang koordinator lapangan (korlap) dari Aparatur Sipil Negara (ASN), satu wakil korlap dari TPOK dan tiga orang lainnya merupakan relawan.

Pembagian kerjanya juga dibagi menjadi tiga shift, shift A masuk mulai pukul 08:00-16:00 WIB, yang kemudian berlanjut ke shift B dan shift C selama 24 jam penuh.

"Aturan pembagian waktu ini mulai per 1 Februari 2021. Tapi persisnya saya belum tau soal aturan baru ini. Tapi yang jelas, agar teman-teman memiliki waktu istirahat," ucap Analis Perencanaan BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe yang juga sebagai Korlap Tim Pemakaman dan Penyemprotan Disinfektan BPBD Kota Malang, Kamis (4/2).

Sebelumnya, tim pemakaman jenazah Covid-19 Kota Malang hanya terdiri dari satu korlap saja dan terdiri atas satu tim yang bekerja secara bergantian.

Dengan adanya kebijakan baru ini diharapkan oleh Selvy kinerja tim pemakaman Covid-19 bisa lebih baik lagi dan optimal.

"Semoga lebih baik. Karena selama ini teman-teman tidak ada yang berkeluh kesah capek atau apa. Dan di sini saya tetap yang jadi penanggung jawabnya," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved