Harta Tahta Renatta, Pernah Gembrot 74 Kg Kini Bisa Langsing 50 Kg, Inilah Tips Hidup Sehat ala Chef

Harta Tahta Renatta, Pernah Gembrot 75 Kg Kini Langsing 50 Kg, Berikut Tips Hidup Sehat ala Chef

Editor: eko darmoko
Instagram/renattamoeloek
Renatta Moeloek atau Chef Renatta. 

SURYAMALANG.COM - Jargon Harta Tahta Renatta sudah akrab dengan telinga netizen di Tanah Air.

Paras ayu dan bentuk tubuh yang ideal membuat nama Chef Renatta disisipkan pada akhir jargon tersebut.

Namun, siapa sangka, perempuan pemilik nama lengkap Renatta Moeloek itu pernah memiliki berat badan yang tidak ideal alias gemuk (menurut standar penilaian khayalak umum). 

Sekarang, melihat tubuh Chef Renatta tentu akan sulit memercayainya jika dulu dia pernah memiliki masalah berat badan.

Deretan Info Penting Tentang Chef Renatta, Mulai dari Cap Judes di Wajah Hingga Fakta Tato di Lengan

Potret 5 Artis Korea vs Artis Indonesia Berwajah Mirip: Chef Renatta, Seo Ye Ji, Boy William & Siwon

Minta Syarat Hapus Video Maksiat Dinar Candy, Aldi Taher Tolak Undangan Podcast Deddy Corbuzier

Rupanya, sejak kecil berat badan Chef Renatta termasuk yang mudah gemuk, tetapi mudah juga kurus, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.

Sampai suatu ketika duduk di bangku SMA, karena stres dengan sekolah, ditambah jajanan yang enak saat itu, berat badannya bertambah pesat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

"SMA boom, gue gembrot, gue 74 kg," ujarnya dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Kamis (4/2/2021).

"Gue naik jadi 74 (kg) dari 50 (kg)-an, in less than a year," ucapnya disertai tawa.

Chef Renatta pernah gemuk 74 kg, kini langsing 50-an kg.
Chef Renatta pernah gemuk 74 kg, kini langsing 50-an kg. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Saat menyadari berat badannya sudah tidak wajar lagi, Chef Renatta akhirnya mulai menjalani pola makan bersih atau clean-eating, tetapi tetap masih menambahkan sedikit garam.

"I was eating clean, very clean, garam dikit. Carb gue cuma makan oatmeal yang whole, nasi merah kadang, mostly vegetable and lean protein (protein rendah lemak)," jelasnya.

Bersyukurnya, dia tahu cara memasak makanan sehat tanpa harus kehilangan rasanya sehingga tetap enak untuk dinikmati.

Selain karena masih makan garam, chef berusia 26 tahun ini juga memanfaatkan rasa dari bahan makanan yang ada.

Seperti rasa manis dari bawang bombay, dia juga tidak menggoreng makanan, tetapi memanggang dan membakar makanannya karena apa pun yang dibakar bisa juga memberikan rasa pada makanan.

"You don't have to be depressed when you fat, all you have to do is diet, beres kok," ucapnya. (Kompas.com)

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved