Berita Lamongan Hari Ini
Cinta Terlarang Berujung Patah Hati, Konten Adegan Birahi Siswi SMA Lamongan Disebar Pak Guru via FB
Cinta Terlarang Berujung Patah Hati, Konten Adegan Birahi Siswi SMA Lamongan Disebar Pak Guru via FB
SURYAMALANG.COM - Nasib tragis dialami siswi SMA berinisial DIF (17) di Kecamatan Solokuro, Lamongan, karena menjadi mangsa pemuas birahi oknum guru.
Pak guru yang diduga menjadikan siswi SMA sebagai pemuas birahi itu berinisial F yang berusia 26 tahun.
Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com, F yang masih lajang diketahui memendam cinta terhadap siswinya hingga terjadilah insiden cinta terlarang atau hubungan gelap.
• Cinta Terlarang Ayah dan Putri Kandung Terbongkar Karena Jeritan di Tengah Malam, Istri Lapor Polisi
• Video Adegan Hubungan dengan Siswi SMA 17 Tahun Bocor, Guru di Lamongan Ini Biasa Minta Jatah

Namun, siswi SMA tersebut tidak memiliki perasaan yang sama seperti F.
Sehingga, F berinisiatif mengajak korban ke rumah miliknya, dengan korban dijanjikan bakal dibelikan es krim sekaligus diajak makan.
Trik tersebut sukses membuat korban datang bertamu ke rumah F.
Pada saat berada di rumah pelaku itulah, korban pertama kali disetubuhi oleh F.
Kejadian ini sekitar Maret 2019, di mana korban juga tidak menyadari jika persetubuhan tersebut direkam secara tersembunyi oleh pelaku.
"Tidak hanya memperdaya korban, perbuatan pertama tersangka ini juga direkam melalui handphone."
"Korban tidak tahu kalau direkam," ujar Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Rabu (10/2/2021).
Rekaman video tersebut, kemudian dijadikan bahan oleh pelaku dalam mengancam korban.
F mengancam DIF bakal menyebarkan video persetubuhan mereka tersebut, jika DIF menolak melayani hubungan badan pada kesempatan berikutnya.
"Tersangka F kemudian menggauli korban hingga sepuluh kali, dengan ancaman rekaman video tersebut bakal disebar," ucap dia.
Dari keterangan yang didapat pihak kepolisian, semua tindakan persetubuhan dilakukan di rumah pelaku yang berada tidak jauh dari rumah korban.
Di bawah ancaman, korban hanya bisa pasrah dan akhirnya menuruti permintaan bejat pelaku sampai berulang kali.