Breaking News:

Buka Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pasutri Ini Hancurkan Janin Pakai Cairan Kimia

Polisi menangkap tiga tersangka terkait praktik aborsi ilegal di Pedurenan, Mustika Jaya, Bekasi pada 1 Februari 2021.

Editor: Zainuddin
Youtube
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Polisi menangkap tiga tersangka terkait praktik aborsi ilegal di Pedurenan, Mustika Jaya, Bekasi pada 1 Februari 2021.

Tiga tersangka tersebut berinisial IR, ST, dan RS.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan tersangka IR dan ST merupakan pasangan suami istri (pasutri).

"Mereka buka praktik aborsi ilegal. Sedangkan RS adalah ibu dari janin yang diaborsi," kata Yusri, Rabu (10/2/2021).

Tersangka IR dan ST sudah menggugurkan lima janin selama membuka praktik aborsi ilegal sejak akhir 2020.

"Saat aborsi kelima ini, mereka tertangkap. Tapi kami masih telusuri dan dalami lagi," kata dia.

Yusri menegaskan IR dan ST tidak memiliki kompetensi apapun untuk membuka praktik aborsi.

Pasutri ini bukan tenaga kesehatan maupun dokter.

IR hanya pernah bekerja di klinik praktik aborsi ilegal di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada tahun 2000.

Saat itu IR bekerja sebagai pembersih janin yang telah diaborsi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved