Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kediri Hari Ini

PKK Kota Kediri Imbau Remaja Putri Tak Menikah Usia Dini

Para remaja putri di Kota Kediri untuk mempersiapkan diri secara matang bila akan menikah.

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: isy
Pemkot Kediri
Ferry Silviana Abu Bakar, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri sewaktu menyampaikan edukasi untuk remaja putri di Kota Kediri. 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Para remaja putri di Kota Kediri untuk mempersiapkan diri secara matang bila akan menikah.

Persiapan tidak hanya fisik, tapi juga aspek finansial dan kesiapan psikologis dari pasangan. 

“Imbauan saya, bekali dulu diri. Tak perlu buru-buru menikah. Menikah butuh persiapan yang matang dari segala aspek,” kata Ferry Silviana Abu Bakar, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Rabu (17/02/2021). 

Imbauan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri disampaikan terkait dengan viralnya kasus sebuah wedding organizer (WO) yang mempromosikan pernikahan anak di bawah umur.

Menurut Ferry Silviana, menikah membutuhkan persiapan aspek fisik menyangkut kesehatan reproduksi. 

Sesuai dengan UU No16/2019 tentang Perubahan atas UU No. 1/1974 tentang Perkawinan telah menaikkan usia kawin perempuan dari 16 tahun menjadi 19 tahun.

Ini berlaku untuk calon mempelai perempuan dan laki-laki. 

Dijelaskan, selain aspek fisik, juga aspek pendidikan dan finansial.

Aspek pendidikan yang cukup harus dimiliki oleh kedua calon mempelai. 

Hal ini bukan hanya menyangkut soal pekerjaan yang bisa didapatkan dari sebuah pendidikan yang cukup, namun juga bagaimana mendidik anak-anaknya kelak. 

Orangtua yang cukup berpendidikan diharapkan bisa mendidik putra putrinya dengan baik sehingga menghasilkan generasi yang cerdas. 

Aspek finansial juga tak kalah penting.

Bila calon mempelai sudah memiliki pekerjaan yang bisa menghidupi, maka meminimalkan konflik dalam rumah tangga yang disebabkan oleh faktor ekonomi. 

Dalam hal ini, perempuan kerap kali dalam posisi rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ketika terjadi konflik rumah tangga.

“Tiga aspek itu harus  dimiliki, tidak bisa tidak. Maka tak perlu buru-buru menikah,” pesannya. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved