Makna Tanda Bintang di Balik Logo Klub Liga 1, Persebaya dan Arema FC Tak Ikut Barisan Arus Utama
Banyak klub yang memasang tanda bintang di logo. Umumnya, klub menyematkan tanda bintang sebagai simbol kejayaan.
Tepatnya, prestasi yang klub rengkuh sejak era Liga Indonesia bergulir pada 1994/1995.
Sejak Liga Indonesia bergulir, Persipura Jayapura tercatat sebagai kesebelasan dengan jumlah gelar terbanyak.
Klub berjulukan Mutiara Hitam itu sudah meraih empat gelar juara ( 2005, 2008, 2011, dan 2013).
Oleh karena itu, Persipura menyematkan empat bintang dalam logo klub sebagai tanda bahwa mereka sudah empat kali meraih gelar juara di era Liga Indonesia.
Persib juga memiliki pemaknaan yang sama dengan Persipura terkait penerapan jumlah tanda bintang di logo.
Klub berjulukan Maung Bandung itu menyematkan dua tanda bintang di logo.
Dua bintang itu sebagai representasi dari dua gelar juara yang pernah Persib raih di era Liga Indonesia.
Sama halnya dengan Persik Kediri, yang juga menerapkan dua tanda bintang di atas logo klub.
Dua tanda bintang itu juga bermakna dua gelar juara yang pernah diraih klub berjulukan Macan Putih itu di pentas Liga Indonesia.
Pemaknaan yang sama juga diterapkan oleh PSIS, Bhayangkara, dan Bali United.
Tiga klub itu sama-sama menerapkan satu tanda bintang, sebagai simbol dari satu gelar juara yang pernah mereka rengkuh di era Liga Indonesia.
Sedangkan Persija memiliki pemaknaan yang berbeda.
Klub berjulukan Macan Kemayoran itu sejatinya sudah dua kali meraih gelar juara selama era Liga Indonesia.
Tetapi, Persija konsisten dengan hanya menyematkan satu bintang di atas logo klub.
Sebab, Persija mengadopsi pemaknaan penerapan jumlah tanda bintang dalam logo klub dengan aturan di Serie A, 10 gelar juara untuk satu penggunaan tanda bintang di logo.