Kamis, 16 April 2026

Video Viral Mahasiswi PTN Malang Dihadang Pria Bersenjata Paving di Gresik, Afra Trauma Nyetir Mobil

Afra Putri Zainifa, mahasiswi Malang yang jadi korban kekerasan dalam video itu masih trauma dan belum berani mengendarai mobil sendiri.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ Tangkap Layar
Video Viral Pria di Gresik membawa paving menghentikan laju kendaran mobil yang dikemudikan oleh mahasiswi PTN di Malang di Jalan Raya Sukomulyo, Tenger, Manyar, Jumat (19/2/2021). 

Penulis : Willy Abraham , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Video viral yang menunjukkan seorang mahasiswi PTN di Malang asal Sidayu, Gresik dihadang pria bersenajata paving akhirnya mengantar pelaku ke penjara.

Afra Putri Zainifa, mahasiswi Malang yang jadi korban kekerasan dalam video itu masih trauma dan belum berani mengendarai mobil sendiri.

Dara berusia 21 tahun ini kepada SURYAMALANG.COM, mengaku masih berdiam diri di rumah.

Wanita kelahiran Riyadh, Mesir ini saat beraktivitas ke luar Gresik, dia hanya duduk di samping dan belakang.

"Tadi ke Surabaya disopirin teman, masih belum berani nyetir sendiri," ucapnya, Minggu (21/2/2021).

Mahasiswi semester 6 salah satu universitas negeri di Kota Malang itu, saat ini tengah bersiap menjelang perkuliahan secara daring.

Afra sapaan akrabnya, mengaku tidak menyangka jika video penghadangan itu viral di media sosial instagram dan facebook.

Beberapa teman sekolah hingga kuliah yang domisili di luar Gresik menghubunginya, mengirim sebuat tautan berita.

"Mereka kaget, kenapa saya ada di sana. Saya cuman bilang mohon doanya saja," terangnya.

Sehari setelah membuat laporan di Mapolsek Manyar, Afra tidak menyangka jika kurang dari satu hari, pelaku yang diketahui bernama Beni Kurniawan (36) ditangkap.

Dia memberikan apresiasi kepada polisi yang memberikan respon cepat. Karena saat membuat laporan, kata Afra, dia masih trauma berat.

Tangannya gemetar bahkan tidak tahu apapun tentang pelaku.

Mobil Daihatsu Sigra W 6820 AV miliknya penyok di bagian belakang sisi kiri.

"Saya mengapresiasi sekali, polisi berusaha nenangin saya saat membuat laporan. Sekarang pelakunya sudah ditangkap," paparnya.

Meski pelaku sudah ditangkap dan meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Manyar, Afra masih trauma, dia belum berani bertemu dalam waktu dekat ini.

Proses hukum juga terus berjalan.

"Secara pribadi saya sudah memaafkan, tapi kalau untuk bertemu langsung saya masih trauma," paparnya.

Ayah, ibu dan keluarga besarnya memberikan support untuk lebih mendekatkan diri kepada ilmu agama. Agar lebih tenang dan sebagai trauma healing.

Saat itu Afra mengaku sudah berinisiatif untuk meminta maaf berulang kali kepada pelaku.

Video yang Viral

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 11 detik beredar melalui pesan berantai Whatsapp (WA).

Dalam video tersebut, mobil yang dikemudikan wanita cantik itu sempat digedor dan diacungi paving oleh seorang pria mengendarai sepeda motor.

Diketahui video tersebut terjadi di Jalan Raya Sukomulyo, Tenger, Roomo, Kecamatan Manyar pada Jumat (19/2/2021) sore.

Dalam video tersebut, terlihat pelakunya adalah seorang pria berbadan tegap mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna Matte Brown.

Pria tersebut mengenakan celana panjang dan baju berkerah motif garis-garis berwarna putih, biru dan oranye.

Dia membuntuti mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan oleh mahasiswi bernama Afra Putri Zainifa (20) warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu Gresik bersama lima penumpang lainnya.

Pengendara motor itu, membuntuti dari belakang. Berusaha mendahului dari sisi sebelah kanan dan kiri.

Saat berhasil mendahului dari sebelah kiri tepatnya di simpang tiga Tenger. Pemotor dengan badan tegap itu membawa sebuah paving di tangan kiri.

Saat berhasil mendahului, pelaku mengayun-ayunkan paving di depan mobil yang dikemudikan Afra.

Setelah itu, pelaku menghentikan laju kendaraan dan memarkirkan sepeda motor yang tidak dilengkapi spion itu tepat di depan mobil korban.

Dalam video itu, para penumpang meminta agar diselesaikan di kantor polisi saat dihampiri pelaku.

Kemudian pelaku masih menunjukkan gestur marah dan menunjuk para penumpang di dalam mobil dan memukulkan paving ke kaca mobil bagian kanan pada menit ke 1:08.

Mahasiswi cantik itupun melaporkan peristiwa tersebut pada Jumat (19/2/2021) sekitar pukul 16.30 Wib.

Tertangkap 

Pria berbadan tegap yang mengacungkan paving kepada mahasiswi pengendara mobil di jalan raya ditangkap polisi kurang dari satu hari.

Pelakunya adalah seorang satpam yang tersulut emosinya karena merasa ditabrak oleh korban.

Pelaku bernama Benny Kurniawan itu ditangkap di rumahnya setelah Polsek Manyar mendapat laporan dari korban.

Pria berusia 36 tahun itu tertunduk lesu, wajahnya memelas dengan kondisi tangan terborgol mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Mobil Daihastu Sigra yang dikendarai Afra Putri Zainifa (21) mahasiswi asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu itu terparkir di halaman Mapolsek Manyar.

Berdampingan dengan sepeda motor Honda Scoopy W 6820 AV yang dikendarai pelaku.

"Menyesal, menyesal sekali pak," kata Benny di Mapolsek Manyar, Minggu (21/2/2021).

Dia melihat sendiri kondisi mobil yang dikendarai korban rusak. Mobil di sisi bagian belakang sebelah kiri penyok usai dipukul dengan tangan kosong.

Kemudian dia memukul menggunakan paving karena memang tersulut emosi.

Kapolsek Manyar, Iptu Bima Sakti mengatakan, saat kejadian, mobil yang dikendarai korban itu berpenumpang lima orang, tiga anak kecil diantaranya.

Saat kejadian, korban bersama penumpang lainnya berusaha mengajak pelaku untuk menyelesaikan permasalahan di kantor polisi.

Berdasarkan laporan korban dan video yang beredar. Pelaku diamankan dalam kurun waktu 1x24 jam.

Tersangka dijerat dengan pasal 335 dan pasal 406 KHUP dengan pidana paling lama 2 tahun.

Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil milik korban dan sepeda motor tersangka.

Satu batu paving. Sepotong celana warna coklat dan kaos yang dikenakan tersangka. 

"Tidak ada ruang untuk tindak kekerasan melawan hukum," pungkasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved