Rabu, 6 Mei 2026

Nasional

Bos Perusahaan Doyan Ajak Sekretaris Mandi Bareng, Rekaman Video Bongkar Tipuan Ilmu Hitam dan Keris

Bos Perusahaan Doyan Ajak Sekretaris Mandi Bareng, Rekaman Video Bongkar Modus Ilmu Hitam dan Keris

Tayang:
Editor: eko darmoko
eatthis.com
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM - Dua karyawati atau sekretaris pribadi sebuah perusahaan di Jakarta Utara dipaksa mandi bareng bos, kemudian organ intimnya digerayangi.

Dalam melakukan pelecehan ini, sang bos menjalankan modus memiliki ilmu hitam dan bisa meramal masa depan seseorang.

Sang bos juga mempersenjatai dirinya dengan sebilah keris untuk menakut-nakuti dua sekretaris pribadinya.

Lambat laun, aksi bejat sang bos terbongkar lewat rekaman video tentang 'ritualnya' kepada para sekretaris pribadinya.

Pelaku berinisial JH (47) di sebuah perusahaan di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara itu berhasil diciduk polisi, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.

JH, bos perusahaan di Jakarta Utara melecehkan sekretaris pribadinya, diawali dengan mandi bareng.
JH, bos perusahaan di Jakarta Utara melecehkan sekretaris pribadinya, diawali dengan mandi bareng. (Kompas.com)

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengungkapkan, JH merupakan adik pemilik perusahaan.

"Tersangka telah kami amankan dengan inisial JH (47) yang merupakan adik dari pemilik perusahaan tersebut. Itu perusahaan permodalan," ujar Nasriadi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3/2021).

"Dan dia diberi tanggung jawab untuk menjaga perusahaan itu setiap hari. Dan kedua korban ini merupakan sekretaris pribadinya," lanjutnya.

Penangkapan tersebut, dijelaskan Nasriadi, berawal dari laporan dua korban berinisial DF (25) dan EFS (23) yang mengaku telah dilecehkan bosnya.

Keduanya bekerja sebagai sekretaris di perusahaan tersebut selama beberapa bulan saja.

Nasriadi menambahkan, pelaku mengaku bisa meramal saat ingin melaksanakan aksi bejatnya.

"Modus operandi yang dilakukan tersangka terhadap korban ini dengan mengaku sebagai peramal atau orang pintar yang bisa meramal nasib orang dan rejeki seseorang," tutur Nasriadi.

Saat meramal, lanjut Nasriadi, JH memaksa untuk menyentuh bagian tubuh korban.

"Korban dibujuk rayu dengan akan meramal dan sebagainya tetapi ada unsur pemaksaan dengan cara menyentuh bagian vital atau organ sensitif di tubuh korban dan ini dilakukan sering, artinya sudah banyak sekali," paparnya.

Tak hanya itu, diungkapkan Nasriadi, pelaku juga mengajak korban untuk mandi bersama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved