Detik-detik Ibu Hamil Posting Status Sebelum Tewas Kecelakaan, Suami Kritis, Sahabat Menangis Pilu
Detik-detik ibu hamil posting status sebelum tewas kecelakaan, suami kritis, sahabat menangis pilu
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Detik-detik ibu hamil posting status sebelum tewas kecelakaan menuai pilu kerabat dan keluarganya.
Korban diketahui bernama Nurul Surianie Zahazani (25) dan suaminya Muhammad Shafiq Shahrizan Mazlan (25).
Kecelakaan terjadi di Kampung Bari Kecil, Permaisuri, Malaysia pada pukul 2:50 dini hari waktu setempat.
Saat itu, Nurul Surianie Zahazani yang mengandung 7 bulan anak pertama sedang menikmati waktu jalan-jalan bersama suami.
Naas, momen indah itu berubah menjadi duka setelah mobil yang ditumpangi dengan suami menabrak pohon hingga ringsek parah.
• Tanggapan Istana Setelah Jokowi Dimention Ibu Felicia Tissue, Asmara Kaesang Pangarep Makin Rumit

Akibat kecelakaan tragis itu, Nurul Surianie Zahazani dan bayi dalam kandungannya meninggal.
Sementara itu, sang suami Muhammad Shafiq Shahrizan Mazlan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Melansir dari Harian Metro, Minggu (7/3/2021) Ketua Polis Daerah Setiu, Deputi Superintendan Afandi Hussin membenarkan informasi kecelakaan itu.
Menurutnya, Nurul Surianie Zahazani dan Muhammad Shafiq Shahrizan Mazlan mengemudikan mobil sedan dari Kuala Terengganu ke Kampung Mangkok, Penarik Setiu.
"Penyelidikan awal didapatkan kejadian terjadi karena pengemudi hilang kendali, sehingga mobil yang ia bawa menabrak pohon.
Pihak berwajib menerima panggilan pada pukul 2:50 dini hari, warga menginformasikan adanya kejadian maut di Kilometer (KM) 55 Jalan Kuala Terengganu ke Kota Bharu di Kampung Bari Kecil.
Baca juga: Reaksi Menggemaskan Arya Saloka Disukai Nagita Slavina dan Ayu Ting Ting, Mas Al: Seneng Tapi Malu
Baca juga: Dihujat Sampai Nangis, Nia Ramadhani Menyangkal Mewek Gara-gara Netizen, Herjunot Ali: Yakin Lu?

"Suami istri ini dibawa ke Rumah Sakit Setiu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pada pukul 4:10 dini hari, tim medis menginformasikan bahwa istrinya meninggal dunia dan suami mengalami cedera pada bagian kepala.
Suami diantar ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah (HSNZ) untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
Afandi mengatakan, kasus tersebut sedang diselidiki sesuai dengan Pasal 41 (1) Undang-Undang Jalan (APJ).