Berita Surabaya Hari Ini
Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan Surabaya, Hosid Cemburu Mantan Istri Menikah dengan Selingkuhan
Abdul Hosid (39) diduga membunuh pria berinisial DM (40) di Simojawar V-A Surabaya, Rabu (10/3/2020).
Laporan :FIRMAN RACHMANUDIN/FIR
SURYAMALANG.COM, SURABAYA -
Abdul Hosid (39) diduga membunuh pria berinisial DM (40) di Simojawar V-A Surabaya, Rabu (10/3/2020).
Polisi telah menangkap Hosid di perkebunan di Sampang.
Pembunuhan ini bermotif cemburu dan dendam akibat cinta segitiga.
Wakatasreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan motif pembunuhan ini karena korban dendam dan cemburu.
"Motifnya cemburu karena mantan istrinya berinisial RS menikah dengan korban," kata Ambuka kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (12/3/2021).
Hosid memendam cemburu dan dendam sejak tahu RS selngkuh dengan korban.
Padahal saat itu RS masih berstatus sebagai istri tersangka.
"Tersangka merupakan TKI di Malaysia. Tersangka tahu perselingkuhan itu saat pulang dari Malaysia pada tahun 2018. Namun tersangka memaafkan," terang Ambuka.
Kemudian tersangka mengajak istrinya untuk tinggal di Malaysia sebagai TKI.
Namun RS ingin pulang ke Madura pada tahun 2019.
"Lalu korban bertemu lagi dengan RS. Akhirnya RS dan tersangka cerai pada April 2020. Namun korban dan RS sudah memiliki yang berusia lima bulan," terangnya.
Sepulang dari Malaysia, Hosid langsung mencari tahu keberadaan korban.
Hosid mengajak dua temannya mencari keberadaan korban di Simojawar V-A Surabaya.
"Saya bilang mau jalan-jalan saja ke Surabaya. Mereka tidak tahu kalau saya ada niat menghabisi korban," aku Hosid.
Hosid bertemu dengan korban di depan warung kopi Simojawar V-A Surabaya.
"Saya turun dari motor sendiri, dan membacok korban. Teman saya menunggu di atas motor," imbuhnya.
Hosid mngayunkan celuritnya beberapa kali ke tubuh korban.
Sabetan celurit itu mengenai perut korban, leher, paha, dan jari korban.
Setelah korban tewas, Hosid dan dua temannya langsung kabur.
"Saya tidak terima korban mendatangi rumah saya saat saya di Malaysia. Istri saya dibawa kabur, dan anak saya ditinggal sendiri," geram Hosid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pembacokan-pembunuhan-celurit-senjata-tajam-sabit.jpg)