Selasa, 12 Mei 2026

Surabaya

Update Pelajar Keracunan MBG di Surabaya, Jumlahnya Bertambah Lagi, Tapi Kondisi Seluruhnya Stabil

Update Pasien Keracunan MBG di Surabaya, Jumlahnya Bertambah Lagi, Tapi Kondisi Seluruhnya Stabil

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Febrianto Ramadani
KERACUNAN - Aktivitas sejumlah pekerja di SPPG Putra Garam, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, saat disidak oleh pihak berwajib, Senin (11/5/2026) sore. Pihak SPPG siap bertanggung jawab atas insiden keracunan yang diduga karena menyantap menu MBG, terhadap ratusan siswa sekolah setempat. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jumlah siswa yang menjalani perawatan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya kembali bertambah.

Dua siswa yang sebelumnya sempat diperbolehkan pulang Senin (11/5/2026), kembali masuk rumah sakit pada Selasa (12/5/2026).

Sebelumnya, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, sempat menjalani penanganan medis akibat keracunan.

Masing-masing siswa mengeluhkan kondisi tidak enak badan usai mengonsumsi menu MBG.

Dari jumlah tersebut, mayoritas siswa telah diperbolehkan pulang dan sempat menyisakan tiga pasien yang masih dirawat.

Jumlah tersebut kemudian bertambah setelah dua siswa kembali mengalami keluhan usai sebelumnya dipulangkan.

Baca juga: Ratusan Pelajar Keracunan MBG di Surabaya, Begini Cerita Korban saat Menyantap Menu yang Disajikan

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh mengatakan, hingga Selasa (12/5/2026), total ada lima siswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Surabaya. Surabaya.

"Awalnya tinggal tiga yang dirawat. Tapi tadi pagi bertambah dua lagi karena kembali mengalami keluhan."

"Jadi sekarang ada lima pasien di rumah sakit,” kata dr Billy saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM di Surabaya, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, dr Billy memastikan seluruh pasien dalam kondisi stabil dan terus mendapatkan pemantauan tenaga medis.

“Seluruh kondisi pasien stabil,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keluhan yang dialami para siswa mengarah pada dugaan keracunan makanan.

Namun, Dinkes Surabaya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya.

“Belum tahu penyebab pastinya. Yang pasti, kalau virus bukan begitu,” ucap dr Billy.

Baca juga: Ratusan Siswa Surabaya Diduga Keracunan Menu MBG, Pihak SPPG Siap Bertanggung Jawab Penuh

Pemerintah juga telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi siswa untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved