Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Dana Refocusing untuk Dinkes Kota Batu Hingga Rp 20 Miliar, untuk Alkes, Vaksinasi & Layanan Lansia

Dana itu akan digunakan untuk kebutuhan alat kesehatan, vaksinasi dan juga pelayanan kepada warga lanjut usia (Lansia).

SURYAMALANG.COM/ Benni Indo
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso memberikan keterangan kepada pers tentang kebijakan Pemerintah Kota Batu menangani pandemi Covid-19 di ruang kerjanya, Balaikota Among Tani beberapa waktu lalu. 

Penulis : Benni Indo , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu melakukan refocusing APBD tahun 2021 untuk Dinas Kesehatan sebanyak Rp 20 miliar.

Dana itu akan digunakan untuk kebutuhan alat kesehatan, vaksinasi dan juga pelayanan kepada warga lanjut usia (Lansia). Termasuk penanganan dampak Covid-19.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan bahwa kebijakan itu dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE 2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021. Surat edaran itu menjadi dasar untuk penanganan pandemi oleh Pemda.

“Pemda melakukan refocusing baik dari APBD hingga DD,” kata Punjul, Minggu (14/3/2021).

Ia menerangkan, refocusing diambil dari tiap OPD yang ada di Kota Batu dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 yang ditangani oleh Dinas Kesehatan.

Proses vaksinasi membutuhkan anggara cukup besar.

Vaksinnya memang gratis, namun kebutuhan peralatan dan SDM harus disiapkan oleh pemerintah daerah.

“Memang untuk vaksin sudah diberi secara gratis oleh pemerintah pusat namun pemerintah daerah ada tambahan mulai tenaga kesehatan dan peralatan pendukung,” paparnya.

Awalnya Dinkes Batu menganggarkan Rp 2.9 miliar untuk penanganan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved