Bank Mandiri Ingatkan Nasabah Segera Tukar Kartu ATM Sebelum Diblokir, Begitu Juga BCA, BRI dan BNI
Pihak Bank Mandiri mengingatkan para nasabahnya untuk segera menukar kartu ATM lama menjadi kartu ATM berchip sebelum diblokir.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Pihak Bank Mandiri mengingatkan para nasabahnya untuk segera menukar kartu ATM lama menjadi kartu ATM berchip sebelum diblokir.
Tak hanya Bank Mandiri, deretan bank di Tanah Air seperti Bank BRI, Bank BNI dan Bank BCA akan segera blokir kartu ATM lama berbasis magnetic stripes.
Untuk tetap bisa melakukan transaksi keuangan, para nasabah bank-bank tersebut diminta untuk segera mengganti kartu ATM berbasis chip.
Pada Jumat (26/3/2021), Bank Mandiri menghimbau agar nasabah segera mengganti kartu debit dari magnetic stripe ke chip seiring kebijakan Bank Indonesia yang mewajibkan penggunaan kartu chip 100% mulai 1 Januari 2022.

Hal ini sesuai Surat Edaran BI No.17/52/DKSP tentang implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online 6 (Enam) Digit untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia.
"Salah satu tujuan konversi kartu debit magnetic stripe ke chip ini adalah untuk meminimalisir tindak kejahatan perbankan dengan modus pencurian data atau skimming," kata Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto.
Untuk mempercepat proses konversi tersebut, Aquarius menambahkan, pihaknya akan menerapkan kebijakan penonaktifan kartu debit magnetic stripe secara bertahap.
Kebijakan ini pun telah disosialisasikan melalui website, akun resmi media sosial Bank Mandiri, materi promosi di cabang, informasi di layar ATM serta billboard elektronik, serta informasi blast melalui sms dan whatsapp kepada nasabah sejak awal tahun ini.
Dia menjelaskan kebijakan penonaktifan kartu debit magnetic stripe akan dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama mulai 1 April 2021 untuk kartu dengan expiry date 2021-2022.
Kemudian, tahap kedua mulai 1 Juni 2021 untuk kartu dengan expiry date 2023-2025, dan tahap ketiga mulai 1 Juli 2021 untuk kartu dengan expiry date 2026-ke atas.
"Untuk itu, kami mengimbau nasabah yang belum melakukan penggantian kartu ke debit chip agar segera melakukan penggantian kartu sehingga nasabah dapat terus bertransaksi dengan aman dan nyaman," katanya
Dia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme khusus penggantian kartu debit ini agar dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan tanpa biaya, termasuk meningkatkan ketersediaan kartu debit ber-chip.
Nasabah pun tidak perlu khawatir terkait limit transaksi, biaya kartu dan cara transaksi pada kartu chip karena tidak berbeda dengan kartu magnetic stripe.
"Penggantian kartu chip dapat dilakukan melalui cabang Bank Mandiri terdekat cukup dengan membawa kartu identitas. Khusus di wilayah Jakarta dan Bekasi, kami juga telah menempatkan fasilitas CS Machine (CSM) untuk memudahkan penggantian kartu chip secara online," katanya.
Saat ini, tambahnya, Bank Mandiri telah menempatkan fasilitas Mandiri CSM di lima lokasi strategis, yaitu Jakarta Pondok Indah Mall, Senayan City Mall, Kota Kasablanka Mall, Mandiri Cabang Depok, dan Mandiri Cabang Bekasi Juanda.
"Kami berharap dapat memenuhi target BI 100% pada akhir 2021, dimana per 28 Februari kemarin, jumlah kartu debit chip Bank Mandiri sudah mencapai 78,3% dari target jumlah kartu yang dipersyaratkan chip," katanya seperti dikutip dari Tribunnews.
Bank BRI, BNI dan BCA Segera Blokir Kartu ATM Lama
Untuk tetap bisa melakukan transaksi keuangan, para nasabah Bank BRI, Bank BNI dan Bank BCA diminta untuk segera mengganti kartu ATM berbasis chip.
Hal ini sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dalam Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/52/DKSP terkait Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debet.
Dengan kata lain, BI mewajibkan perbankan untuk mengubah kartu ATM lama menjadi kartu ATM berbasis chip hingga akhir tahun 2021.
Artinya para nasabah yang masih menggunakan kartu ATM berbasis magnetic stripes harus segera menukarnya di kantor cabang bank terdekat, dengan membawa kartu ATM lama dan KTP.
Tiap bank memberikan tenggat waktu yang berbeda untuk penukaran/transmigrasi kartu.

Simak jadwal di bawah ini agar kamu bisa menukar ATM lama sesuai waktu yang ditentukan dikutip dari Kompas.com:
1. BRI
PT bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan migrasi kartu ATM lama berbasis magnetic stripes menjadi berbasis chip tercapai 100 persen pada September 2021.
Oleh karena itu, nasabah diminta segera mengganti kartu ATM lama.
Adapun hingga Februari 2021, migrasi kartu ATM berbasis chip BRI sudah mencapai 82 persen.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menyebut penggantian kartu bisa dilakukan di seluruh kantor cabang (kacab) Bank BRI di lebih dari 9.000 unit kerja Bank BRI.
Jika ingin mengganti kartu menjadi berbasis chip, jangan lupa membawa KTP dan kartu ATM yang ingin diganti.
"Penukaran kartu ATM hanya membawa kartu ATM/Debit BRI dan KTP tanpa dikenakan biaya atau gratis," sebut Aestika, sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Kompas.com berjudul : Ini Jadwal Pemblokiran Kartu ATM Lama BRI hingga BCA
2. BNI
Sama seperti Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) akan memberikan waktu hingga awal semester I-2021 tahun ini.
Penukaran kartu harus dilakukan nasabah sebelum tanggal 30 April 2021.
Jika sampai 30 April 2021 belum dikonversi, maka BNJ akan melakukan penonaktifan kartu debit magnetic stripes tersebut.
Adapun sampai Januari 2021, implementasi kartu debit menggunakan cip di BNI baru mencapai 10 juta atau mendekati 80 persen.
Jika kamu termasuk 20 persen nasabah yang masih menggunakan kartu ATM magnetic stripe, segera mengganti kartu dengan mengunjungi seluruh kantor cabang BNI terdekat.
Kamu juga bisa mengganti kartu ATM melalui BNI SONIC (Self Service Opening Account).
BNI Sonic ini ini merupakan layanan cepat perseroan untuk pembukaan rekening dan mengganti kartu yang beroperasi selama 24 jam.
4. BCA
PT Bank Central Asia Tbk berharap transformasi kartu ATM lama BCA menjadi kartu ATM baru berbasis chip bisa maksimal tahun ini, mengingat BI memberi waktu bagi bank hingga akhir Desember 2021.
BCA meminta nasabah untuk segera mengganti kartu ATM lama.
BCA juga tengah mengintensifkan edukasi dan mempermudah serta memperluas akses untuk penukarannya, disamping adanya promosi untuk mendorong konversi tersebut.
Nasabah bisa menukar kartu ATM berbasis magnetic stripes menjadi chip di kantor cabang terdekat maupun mesin CS digital.
Nasabah perlu menyiapkan KTP dan Paspor BCA lama yang ingin ditukar.
Kartu berbasis chip ini mampu mengurangi risiko kejahatan seperti skimming.
Pasalnya kartu magnetic stripes secara teknologi akan lebih mudah disalin ketimbang kartu chip.
"Untuk melakukan pertukaran kartu, nasabah dapat melakukannya di hampir 900 mesin CS Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia ataupun di kantor cabang BCA," sebut Excecutive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn.
Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM