Berita Arema Hari Ini
Berita Arema Populer Selasa 30 Maret 2021: Strategi Singo Edan Lawan PSIS Semarang di Piala Menpora
Rangkuman berita Arema populer hari ini Selasa 30 Maret 2021 membahas seputar pemain dan manajemen tim Singo Edan.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Rangkuman berita Arema populer hari ini Selasa 30 Maret 2021 membahas seputar pemain dan manajemen tim Singo Edan.
Satu dari berita Arema hari ini menyoroti tentang strategi Arema FC untuk menghadapi laga melawan PSIS Semarang di laga Piala Menpora 2021.
Kemudian, berita Arema lainnya juga menyajikan tentang perubahan posisi pemain Arema FC jelang laga lawan PSIS Semarang.
Selengkapnya, langsung saja simak berita Arema populer yang telah tim SURYAMALANG.COM rangkum.
1. Pemain Arema FC Harus Lebih Disiplin Jika Ingin Kalahkan PSIS Semarang di Grup A Piala Menpora 2021

Arema FC meraih hasil tak memuaskan pada laga pertama dan kedua Grup A Piala Menpora 2021.
Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, mengatakan hal ini terjadi karena faktor kalah stamina dan juga belum moncernya lini depan Singo Edan.
Saat imbang lawan Persikabo di laga perdana, Kuncoro menilai pemainnya kalah stamina, sehingga pertandingan berakhir 1-1.
Sementara pada pertandingan kedua, Arema FC meraih kekalahan dengan skor 1-2 lawan Barito Putera.
Menurut Kuncoro kekalahan itu terjadi karena pemainnya kurang disiplin dalam bertahan, dan juga tak bisa memanfaatkan peluang.
Untuk itu pada laga ketiga sekaligus laga penentuan hidup mati Arema di turnamen Piala Menpora 2021, Kuncoro meminta agar pemainnya lebih disiplin ketika menyerang, dan bertahan.
"Sejak awal sudah saya katakan, jangan meremehkan dan harus disiplin. Dalam dua pertandingan sebelumnya saya anggap anak-anak agak kurang disiplin, khususnya dalam bertahan. Itu yang kemarin saya tekankan. Untuk besok harus diubah, artinya harus lebih disiplin," kata Kuncoro, Senin (29/3/2021).
Lebih lanjut Kuncoro menegaskan, disiplin penting untuk menghadapi PSIS Semarang, karena tim lawan sering mengandalkan serangan balik cepat dan taktik PSIS terbilang efektif, karena dari dua pertandingan berhasil mencetak enam gol, yang masing-masing pertandingan sebanyak tiga gol.
"Kemarin kami kalah karena kurang disiplin, karena begitu pemain sudah di depan, kemudian serangan balik, antar pemain belakang jaraknya jauh-jauh, jadi itu yang dimanfaatkan lawan. Apalagi PSIS depannya cepat-cepat. Jadi jangan sampai seperti saat lawan Barito dan Persikabo," jelasnya.
2. Begini Cara Kuncoro Kembalikan Mental Tanding Pemain Singo Edan Jelang Arema FC Vs PSIS Semarang
