Sabtu, 11 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Riuh Kesibukan di Balik Dapur Umum Pengungsian Gempa Malang

PMI Kabupaten Malang telah memasak sekitar 4 ribu nasi bungkus untuk warga terdampak gempa Malang di dua desa, Kecamatan Dampit.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Petugas PMI Kabupaten Malang memberikan banatuan untuk para korban terdampak gempa bumi di Desa Majang Tengah dan Desa Pamotan, Dampit. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Waktu berbuka puasa masih lama.

Namun, petugas PMI Kabupaten Malang sudah sibuk memotong tempe untuk lauk para korban terdampak gempa bumi di  Desa Majang Tengah dan Desa Pamotan, Dampit.

Tak jauh dari situ, 3 buah dandang nasi berukuran besar mengeluarkan kepulan uap, tanda sedang dimasak.

Setiap harinya, 117 Kilogram (Kg) beras dimasak untuk memenuhi pangan para warga terdampak gempa bumi.

“Kalau 25 Kg (beras) itu bisa untuk 250 bungkus. Misalnya saja seperti  kemarin 1.100 bungkus, konsumsi beras bisa sampai 117 Kg," kata Pengurus PMI Kabupaten Malang Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Muhammad Amirrudin ketika ditemui di dapur umum.

Kata Amirrudin, menu makanan untuk para warga terdampak gempa bumi bervariasi setiap harinya.

"Pada saat awal-awal kami memang hanya nasi ditambah sayur, telur, ikan. Kita memang coba ganti-ganti menu, terus karena ada bantuan mie instan jadi kita buatkan mie instan untuk masyarakat. Jadi, tergantung stok yang ada,” imbuhnya.

PMI Kabupaten Malang mendapatkan bahan-bahan baku makanan dari internal dan donasi.

"Bahan makanan untuk sementara ada dari PMI sendiri yang dari awal sudah menyiapkan. Kemudian, ada dari donatur yang mengirimkan bantuan melalui kami mulai dari bantuan air mineral, mie instan, minyak goreng, dan lainnya,” ungkapnya.

Hingga kini, PMI Kabupaten Malang telah memasak sekitar 4 ribu nasi bungkus untuk warga terdampak gempa Malang di dua desa, Kecamatan Dampit.

“Pada hari Minggu kami menyalurkan 790 bungkus, di hari Senin kami menyalurkan 1.740 bungkus, di hari Selasa kami menyalurkan 1.175 bungkus, dan untuk hari Rabu kemarin untuk sahur saja sudah 342 bungkus. Jadi, yang sudah kami salurkan totalnya ada 4.047 bungkus,” jelasnya.

Memasuki bulan Ramadan, PMI Kabupaten Malang juga menyediakan makanan bagi warga non-muslim atau warga yang tidak menjalani puasa.

“Saat Ramadan ini kami masaknya menjelang buka dan sahur. Namun, kalau memang ada permintaan makan siang bagi non-muslim atau yang tidak berpuasa pasti akan kami layani," tutup Amirrudin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved