Nasional

Reshuffle Kabinet : Nadiem Makarim Diusulkan Diganti Jimly Asshiddiqie, PAN Berpeluang Masuk Kabinet

Reshuffle Kabinet : Nadiem Makarim Diusulkan Diganti Jimly Asshiddiqie, PAN Berpeluang Masuk Kabinet

Editor: eko darmoko
Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Karim, Jumat (19/6/2020) saat siaran langsung kebijakan UKT dan BOS afirmasi dan kinerja. 

SURYAMALANG.COM - Kabar reshuffle kabinet menggulirkan wacana Partai Amanat Nasional (PAN) akan masuk ke koalisi pemerintahan.

Bahkan, satu di antara dua nama kader PAN santer akan mengisi posisi di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi.

Informasi yang dihimpun Tribun Network, satu di antara Asman Abnur atau Sekjen PAN Eddy Soeparno diyakini akan mengisi posisi di Kementerian Perhubungan.

Reshuffle kabinet jilid II ini diyakini akan menggeser nama-nama di kalangan profesional.

PAN yang diisukan masuk koalisi pemerintahan, sempat merespon positif rencana reshuffle kabinet.

Eddy menuturkan posisi PAN sejak awal mendukung semua kebijakan pemerintah.

Baca juga: Perkiraan Jadwal Reshuffle Kabinet Hingga Munculnya Daftar Nama yang Akan Jadi Menteri Baru Jokowi

"Meskipun kita akan selalu bersuara jernih, akan memberikan masukan sifatnya korektif, masukan konstruktif, dan apa yang disampaikan PAN tentu untuk kepentingan bersama yang positif," ujar Eddy, Kamis (15/4/2021).

Eddy mengatakan PAN menyambut baik pembentukan Kementerian Investasi.

Kemudian, lanjut dia, pembentukan Kementerian Investasi memang diperlukan di kondisi krisis seperti saat ini.

"Saya kira suatu tuntutan dari kebutuhan yang sekarang ada," katanya.

Terkait siapa yang akan menduduki kursi kementerian baru, Eddy menyatakan bahwa hal itu hak sepenuhnya presiden.

"Terserah. Itu kan prerogratif presiden. Siapapun ditempatkan di situ figurnya," ujarnya.

Sementara Pengamat Politik Ujang Komarudin menilai wajar kader-kader PAN menanggapi positif dengan reshuffle.

Namun, kata Ujang, partai oposisi lain seperti PKS dan Partai Demokrat lebih kecil peluangnya untuk bergabung ke dalam koalisi pemerintahan.

"Jika ada reshuffle peluang kader menjadi menteri ada. Yang memiliki peluang besar masuk adalah PAN," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved