Breaking News:

Travelling

Wajah Baru Kota Tua Surabaya, Jalan Ganti Paving dan Ornamen Lampu Kuno di Sepanjang Jalan

Pemkot Surabaya perlu menata kawasan Jalan Panggung menjadi kawasan wisata kota tua yang satu paket dengan Jalan Karet dan Jalan Kembang Jepun Kya Kya

SURYAMALANG.COM/Faiq Nuraini
Jalan Panggung, Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemkot perlu menata kawasan Jalan Panggung menjadi kawasan wisata kota tua Surabaya yang satu paket dengan Jalan Karet dan Jalan Kembang Jepun Kya Kya.

Kota Tua harus mulai dicanangkan bahwa kawasan itu hanya untuk pejalan kaki.

"Kawasan tua Jalan Panggung yang sudah ditata dan direstorasi harus tetap jadi wisata Kota Tua. Saya optimistis bisa. Jalan ini harus menjadi kawasan khusus pejalan kaki," kata William Wirakusuma, Ketua Fraks PSI DPRD Kota Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (15/4/2021).

Saat ini rencana tersebut belum bisa terealisasi sepenuhnya karena kawasan itu merupakan kawasan ekonomi warga.

Karena dekat Pasar Pabean, ada bongkar muat barang di kawasan tersebut.

Politisi PSI ini mengusulkan agar Pemkot memanfaatkan Jalan Panggung lhusus pejalan kaki pada malam hari.

Selain tidak mengganggu geliat ekonomi pasar, kawasan tersebut menjadi hidup dengan aneka Kuliner dan UMKM pada malam hari.

Menurutnya, ada potensi besar di kawasan tesebut.

Apalagi saat ini Pemkot sudah merestorasi Jalan Panggung menjadi lebih eksotik.

Deretan bangunan lama dengan model ruang panggung atau tingkat mendominasi jalan ini.

Kawasan Jalan Panggung masih belum tertata maksimal.

Baru pembangunan jalan diganti paving serta ornamen lampu kota kuno di sepanjang jalan.

"Kebesihannya juga masih belum terjaga," ucap William.

Pemkot telah mengubah Jalan Panggung menjadi kampung heritage baru.

Selain hiasan ornamen lampu unik, jalan sepanjang 200 meter itu berupa paving.

Penulis: faiq nuraini
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved