Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

KONI Kota Malang Usulkan 600 Atlet dan Pengurus Terima Vaksinasi Covid-19

KONI Kota Malang mengusulkan sebanyak 600 orang yang terdiri dari atlet dan pengurus untuk menerima vaksinasi Covid-19.

SHUTTERSTOCK/PALSAND
Ilustrasi vaksin virus corona atau vaksin Covid-19. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebagai upaya mendukung program pemerintah terkait vaksinasi nasional dan pencegahan persebaran Covid-19, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang mengusulkan sebanyak 600 orang yang terdiri dari atlet dan pengurus untuk menerima vaksinasi Covid-19.

"Kami sudah daftarkan adik-adik (atlet) yang akan mengikuti Puslatcab (Pemusatan Latihan Cabang) ke Dinas Kesehatan Kota Malang untuk menerima vaksin, bersama dengan sebagian pengurus. Kami sudah daftarkan 600 orang yang terdiri dari atlet dan pengurus KONI Kota Malang," ujar Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (18/4/2021).

Ia menjelaskan jumlah tersebut, sudah mencakup atlet di keseluruhan cabang olahraga (cabor).

"Atlet dari seluruh cabor kami daftarkan. Kalau pengurusnya, hanya sebagian saja. Soalnya kalau semua itu terlalu banyak. Jadi kami ambil yang paling rentan saja," tambahnya.

Namun untuk kepastian berapa total yang akan divaksin dan kapan dilaksanakannya, menunggu keputusan dari pihak Dinas Kesehatan Kota Malang.

Sebab dari daftar yang telah diajukan KONI Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang akan melakukan seleksi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

"Kami masih mendaftarkan. Pihak Dinkes memiliki kriteria untuk penerima vaksin. Karena ada anak-anak saya (atlet) yang masih kecil, seperti atlet catur dan atlet senam. Nanti kalau kriteria dari Dinas Kesehatan harus umur sekian, ya kami ikuti," terangnya.

Dirinya juga berharap para atlet yang telah didaftarkan tersebut bisa segera mengikuti vaksinasi. Pasalnya pada masa pandemi Covid 19 ini, mereka terus mempersiapkan segalanya jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). 

"Pembinaan tentunya kami serahkan pada cabor ya, untuk teknisnya. Kami dari KONI hanya mendampingi, membantu dan mempersiapkan kebutuhan mereka," jelasnya.

Selain itu sesuai dengan imbauan dari KONI Jawa Timur dan KONI Pusat, bahwa pelatihan terhadap para atlet  agar melakukan training from home. Hal itu sebagai upaya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Tetapi beberapa cabor kan tidak memungkinkan untuk melakukan itu, seperti renang atau balap sepeda. Sehingga ketika berlatihnya di tempat latihan, saya selalu menekankan untuk bisa menjaga protokol kesehatan," imbuhnya.

Dirinya pun juga menambahkan, agar atlet dan pengurus KONI Kota Malang tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Meski telah menerima suntikan vaksinasi Covid-19.

"Mudah-mudahan dengan di vaksin, adik-adik (atlet) semakin tangguh. Tetapi bukan berarti mereka bebas dari virus. Karena ada kan kejadian, habis divaksin juga tetap kena (Covid-19). Berarti meski telah divaksin, harus tetap dijaga protokol kesehatannya. Karena vaksin ini menambah imun bukan menyembuhkan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved