Nasib Pria dan Wanita Mandi Bareng di Bak Truk Biar Viral Diciduk Polisi, Ngaku Sering Melakukannya

Nasib pria dan wanita mandi bareng di bak truk biar viral diciduk polisi, ngaku sering melakukannya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase TribunSolo.com/Istimewa
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen viral 

1. Ada 11 Pemuda dan Pemudi

Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen (TribunSolo.com/Istimewa)

Baca juga: Viral Emak-emak Awet Muda, Cowok Gebetan Putrinya Malah Naksir Mama, Nyesek Susah Punya Pacar

Kanit Tunjawali Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan mengatakan, aksi yang meresahkan masyarakat itu terungkap pada Sabtu (17/4/2021) sore.

Pihaknya menerima laporan warga setelah viral, sehingga sejumlah personel diterjunkan untuk mengecek kebenaran laporan.

"Akhirnya kami melacak dan melakukan pemanggilan, ada 11 orang itu," kata dia Minggu (19/4/2021) dikutip dari TribuSolo.com artikel '4 Fakta Pria dan Wanita Mandi di Bak Truk Keliling Sragen : Akui Ingin Viral Tapi Sering Melakukanya'.

Adapun aksi mereka yakni keliling Bumi Sukowati.

Di antaranya di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Ada sejumlah ABG yang mendi di atas bak truk berisi air dengan suka cita, sementara dua wanita tampak menyopir dan menjadi kernet.

Bahkan mereka tampak semringah sembari memercikkan air ke jalanan.

"Ramadhan tiba, Ramadhan tiba, tiba-tiba Ramadhan...," begitu mereka histeris di atas truk.

2. Ingin Viral

Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog (TribunSolo.com/Istimewa)

Selingkuh saat Sahur, Cowok Menyusup ke Kamar Kos Cewek, Hubungan Intim Berulang Kali Sebelum Imsak

Menurut Kanit Tunjawali Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan, mereka melakukan aksi tersebut supaya bisa viral di media sosial.

“Dalam rangka menyambut Ramadan atau padusan, alih-alih ingin viral," ungkap dia.

Namun Ipda Joni menerangkan, jika dari keterangannya mereka melakukan aksinya sudah beberapa kali saat datangnya Ramadhan.

"Mereka mengakui sering melakukanya," aku dia. 

Saat memenuhi pemanggilan, Joni menuturkan pelaku bersikap kooperatif dengan petugas.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved