Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Petugas Kembali Temukan Kafe yang Langgar SE Wali Kota Malang No 14/2021, Puluhan Botol Mihol Disita

Petugas gabungan menemukan kafe yang melanggar Surat Edaran (SE) Walikota Malang No 14/2021.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Satpol PP Kota Malang
Satpol PP Kota Malang saat menyita minuman beralkohol dari sebuah kafe dalam kegiatan operasi gabungan yang digelar Sabtu (24/4/2021) malam. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang, kembali menemukan kafe yang melanggar Surat Edaran (SE) Walikota Malang No 14/2021.

"Jadi kegiatan operasi gabungan itu kami lakukan pada Sabtu (24/4/2021) mulai pukul 21.30 WIB hingga 24.00 WIB. Operasi gabungan tersebut dalam rangka penertiban minuman beralkohol dan jam operasional pusat perbelanjaan, serta menegakkan ketentuan Surat Edaran (SE) Walikota Malang No 14/2021," kata Kasi Operasi Satpol PP Kota Malang, Anton Viera, kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Minggu (25/4/2021).

Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut, pihaknya menemukan ada dua kafe yang melanggar SE Walikota Malang No 14 Tahun 2021 tersebut.

"Yaitu kafe Misiluet di Jalan Trunojoyo, dan sebuah kafe di daerah Klaseman," tambahnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, kafe tersebut menjual minuman beralkohol tanpa memiliki izin.

Akhirnya petugas gabungan langsung melakukan penindakan.

Dengan melakukan penyitaan terhadap minuman beralkohol milik kafe tersebut.

"Dari dua tempat sasaran operasi tersebut, kami berhasil mengamankan sebanyak 27 botol minuman beralkohol. Selain itu penanggung jawab kafe, kami berikan BAP untuk ikut sidang tindak pidana ringan (tipiring). Karena salain melanggar SE No. 14/2021, kafe itu juga melanggar Perda Kota Malang No 4/2020 Tentang Pengendalian Dan Pengawasan Minuman Beralkohol," bebernya.

Selain itu pihaknya juga meminta kepada penanggung jawab kafe, untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut.

"Tetapi apabila belum memiliki izin dan selama bulan ramadan masih tetap menjual minuman beralkohol tersebut, maka kami akan lakukan tindakan tegas. Berupa penyegelan dan penutupan tempat usaha," terangnya.

Dirinya pun juga menambahkan, bahwa para petugas rutin melaksanakan operasi gabungan penertiban tiap seminggu sekali atau tepatnya, pada hari Sabtu malam selama bulan Ramadan.

"Harapannya dengan kegiatan ini, dapat menghormati masyarakat yang sedang berpuasa. Jadi sekali lagi kami mohon, untuk mematuhi aturan yang ada di SE No 14/2021 dan Perda Kota Malang No 4/2020," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved