Breaking News
Rabu, 22 April 2026

Wisata Kicau Mania Malang Raya

Wisata Kicau Mania Malang Raya, Gantangan Bisa Jadi Ladang Rezeki

Gantangan juga bisa menjadi ladang rejeki, baik bagi pemilik gantangan maupun bagi penghobi burung atau kicau mania.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
GANTANGAN - Suasana latihan di Gantangan Paco DFlash Kepanjen, Kabupaten Malang. Gantangan ini kerap dikunjungi penghobi burung se-Malang Raya. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Gantangan bukan sekedar hobi untuk mengisi waktu luang. Gantangan juga bisa menjadi ladang rejeki, baik bagi pemilik gantangan maupun bagi penghobi burung atau kicau mania.

Owner Gantangan Barometer Kota Batu, Rizki Kurniawan mengatakan penghobi burung berkicau yang rutin ikut kegiatan gantangan semakin banyak. Tidak hanya dari Kota Batu saja, namun juga dari beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim), termasuk Malang Raya.

"Saat ada event, orang yang datang ke sini antara 500 sampai 1.000 orang. Kalau saat latihan bersama (latber) saja, antara 250 sampai 500 orang. Kalau latber itu, biasanya hanya dari Malang Raya saja," kata Rizki kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (21/9).

Usaha gantangan di Jalan Ir Soekarno, Kota Batu milik pria yang akrab disapa Quter itu sudah ada sejak lima tahun lalu. Dari gantangan ini telah muncul burung-burung yang memiliki kicauan indah. "Saya punya sekitar 10 burung gacoan, mulai dari murai batu, lovebird, sampai cucak hijau," ujarnya.

Dalam seminggu ada tiga kali jadwal gantangan di Gantangan Barometer, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat. Gantangan rutin ini dibagi dalam beberapa kelas, mulai dari kelas burung murai, kelas lovebird, kelas cucak hijau, dan kelas sogon.

Setiap jenis burung memiliki harga tiket lomba yang berbeda. Tapi rata-rata harga tiketnya berkisar antara puluhan ribu rupiah sampai ratusan ribu rupiah.

Quter mengakui gantangan burung menjadi ladang rejeki bagi dirinya dan bagi para penghobi burung berkicau. Bagi pecinta burung, burung yang berhasil meraih juara saat latber maupun kontes akan memiliki harga yang lebih mahal dan dilirik banyak penghobi burung. "Gantangan itu bisa menjadi ajang penyaluran hobi sekaligus menjadi ladang rejeki," terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved