Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

300 Personel Sekat Pemudik Lebaran di Graha Kencana Arjosari dan Exit Tol Madyopuro, Kota Malang

Waspada, ada mutasi baru virus corona di Kota Malang yang datang dari Eropa.

The New York Times / JNG DIPAKE
Ilustrasi varian virus corona. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Waspada, ada mutasi baru virus corona di Kota Malang yang datang dari Eropa.

Wali Kota Malang, Sutiaji minta warga menunda mudik Lebaran 2021.

Sutiaji serius mengendalikan Covid-19 sesuai arahan dari pemerintah pusat, terutama saat mudik Lebaran 2021.

"Kami tidak main-main dengan larangan mudik Lebaran 2021. Sudah ada adendum mulai 22 April 201 sampai 14 Mei 2021," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Senin (26/4/2021).

Sutiaji khawatir terjadi penyebaran covid-19 bila masyarakat nekat mudik Lebaran 2021..

Sesuai informasi terbaru, saat ini ada mutasi baru virus corona di Kota Malang yang datang dari Eropa, bukan dari Wuhan, Tiongkok.

Kasus ini kerap ditemui di sejumlah rumah sakit di Kota Malang.

Awalnya hasil swab tes pasien dinyatakan negatif.

Tetapi beberapa hari kemudian, hasil tes positif dengan kondisi pasien yang telah kritis.

"Waspada terus menerus karena sekarang trennya mulai menurun. Jadi kewaspadaan dari semuanya agar dapat bahu membahu," ucapnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata akan menerjunkan 300 personel dan mendirikan dua pos pantau di Graha Kencana Arjosari, dan di pintu exit Tol Malang (Madyopuro).

Pihaknya bakal memfungsikan pos pantau tersebut pada 6 Mei 2021 bertepatan dengan Operasi Ketupat Semeru 2021.

"Kami berada di tengah. Sebenarnya penyekatan utama itu ada di Kabupaten Malang dan Kota batu."

"Tetapi kami tetap memberi bantuan dan penguatan. Kami tempatkan personel di Tol Madyopuro," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved