Breaking News:

5 Kejanggalan Kasus Sate Beracun, Anak Driver Ojol Tewas Usai Buka Puasa, Musibah Order-an Offline

Simak 5 kejanggalan kasus sate beracun, anak driver ojol tewas usai buka puasa, musibah order-an offline yang tak diduga

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda/Canva.com
Bandiman driver ojol yang anaknya tewas setelah makan sate beracun (kiri) dan ilustrasi sate (kanan) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut 5 kejanggalan kasus sate beracun yang menewaskan anak driver ojol di Yogyakarta

Kejanggalan mulai terlihat sejak driver ojol bernama Bandiman mendapat permintaan order offline dari seorang wanita. 

Makanan yang dikirim tanpa melalui aplikasi tersebut juga akhirnya tidak diterima di alamat tujuan. 

Tuan rumah merasa tidak memesan makanan apapun dan meminta Bandiman membawa sate tersebut cuma-cuma. 

Dari rangkuman yang dikutip dari TribunJogja.com artikel 'Kronologi Siswa SD di Bantul Meninggal Setelah Memakan Paket Sate Misterius'

Simak  ulasan selengkapnya:

1. Tidak mau pesan lewat aplikasi 

Bandiman memperlihatkan foto anaknya, meninggal usai menyantap paket sate, Senin 26 April 2021
Bandiman memperlihatkan foto anaknya, meninggal usai menyantap paket sate, Senin 26 April 2021 (TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda)

Isi Pesan Serda Setyo Wawan Kru KRI Nanggala, Anggap Nyawanya Sudah Hilang saat Kapal Menyelam

Musibah yang dialami driver ojol bernama Bandiman berawal usai Ia istirahat dan menunaikan salat Ashar di sebuah masjid di Kota Yogyakarta Minggu (25/4/2021). 

Tiba-tiba, sore itu Bandiman dihampiri oleh perempuan tak dikenal dan dimintai tolong untuk mengantarkan sebuah paket berisi sate bakar ke wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul.

"Waktu saya siap-siap jalan, tiba-tiba ada perempuan menghampiri saya."

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved