Berita Blitar Hari Ini
Lagi-Lagi Warga Temukan Struktur Bata Kuno Diduga Candi di Blitar, Terpendam di Areal Persawahan
Tumpukan bata merah dengan ukuran panjang sekitar 30 cm dan lebar sekitar 20 cm itu terpendam di pematang sawah pinggir saluran irigasi di Sananwetan
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dyan Rekohadi
Potensi struktur batu bata kuno seluas kira-kira 45 x 30 meter pada kedalaman sekitar 6-7 meter di Ponggok itu sebenarnya telah diketahui warga sejak tahun 1980-an.
Artinya, struktur batu bata kuno yang diduga sebuah candi itu dibiarkan terpendam selama 40-an tahun sejak diketahui.
Jejak peradaban kuno itu terdapat di Desa Pojok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Pada tahun 1980-an, di lokasi ini pernah ditemukan dua arca yang kemudian diamankan ke pendapa Pemkab Blitar.
Benda-benda cagar budaya di pendapa itu belakangan dipindahkan ke Museum Penataran.
Penemuan dua arca itu terjadi secara tidak sengaja.
Saat itu, pemilik rumah menemukan arca saat menggali tanah hendak menguburkan sapinya.
Kini, sekitar 40 tahun kemudian, lokasi itu dan sekitarnya telah padat rumah penduduk.
Menurut Susanto, warga setempat, potensi struktur batu bata kuno itu kemungkinan berada di bawah setidaknya empat rumah. (Yul)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bata-kuyno-candi-di-blitar.jpg)