Selasa, 14 April 2026

FAKTA BARU Isu Babi Ngepet di Depok, Ternyata Hasil Rekayasa

Polisi mengungkap fakta baru kasus penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok.

Editor: Zainuddin
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Babi yang diyakini hewan jadi-jadian diamankan warga Selasa 27 April 2021 

SURYAMALANG.COM - Polisi mengungkap fakta baru kasus penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok.

Kasus yang sempat viral itu dipastikan hasil rekayasa.

"Semuanya adalah hoaks. Itu berita bohong," kata Kombes Imran Edwin Siregar, Kapolres Metro Depok, Kamis (29/4/2021).

Imran menjelaskan rekayasa dimulai ketika beberapa warga mengeluh kehilangan uang antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta.

Kemudian tersangka AI memesan seekor babi dari pencinta binatang seharga Rp 900.000 secara online.

Babi itu dikirim dengan ongkos kirim sebesar Rp 200.000.

"Tujuan mereka adalah supaya lebih terkenal di kampungnya. Sebenarnya dia termasuk tokoh tapi tidak terlalu terkenal."

"Jadi, dia berbuat sperti itu agar dia dianggap saja," ungkap Imran.

Lalu AI bekerja sama dengan delapan temannya untuk merekayasa penangkapan babi itu.

Cerita-cerita soal penangkapan babi secara telanjang bulat juga bohong.

"Seolah ada tiga orang, satu orang turun tanpa menapakkan kaki, kemudian keduanya pergi naik motor."

"Tiba-tiba satu jam kemudian berubah menjadi babi. Padahal itu tidak benar, dan sudah direncanakan," jelas Imran.

Polisi menjerat AI dengan Pasal 10 ayat 1 atau 2 UU nomor 1/1946.

Sampai sekarang polisi masih memproses delapan rekan AI.

Isu soal babi ngepet ini mendadak viral di media sosial pada Selasa (27/4/2021).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved