Breaking News:

Gubernur Jatim Khofifah Ajak Pekerja dan Pengusaha Kolaborasi Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Kolaborasi kemitraan di antara pihak buruh dan pengusaha dapat semakin mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
ILUSTRASI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan dalam Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 dengan mengumpulkan bupati walikota se Jatim di Klub Bunga Resort di Kota Batu, Jumat (11/9/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak pekerja dan buruh bersama pengusaha saling berkolaborasi dalam upaya mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan di Hari Buruh. 

Menurutnya, kolaborasi kemitraan di antara dua pihak dapat semakin mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19.

Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2021 tahun ini harus menjadi momentum mempererat kolaborasi keduanya. 

"Di masa sekarang ini kolaborasi adalah strategi yang paling tepat dan bijak. Antara pengusaha dan buruh harus saling mengerti dan saling sinergi," ujarnya, Sabtu (1/5/2021).

Khofifah mengatakan, pemulihan ekonomi nasional akan jauh lebih cepat jika hubungan industrial antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja atau buruh berjalan harmonis.

Caranya, lanjut Khofifah, dengan selalu membuka ruang-ruang dialog sosial. 

"Semua pihak harus saling mau mendengar masukan.  Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini, sebagian besar bisnis atau usaha ikut merasakan dampak yang luar biasa. Tidak sedikit pun yang harus bangkrut dan akhirnya mem-PHK karyawannya," imbuhnya. 

Khofifah menyebut, baik pengusaha maupun karyawan/buruh adalah dua elemen yang sama pentingnya. Karyawan patut mendapat kesejahteraan yang layak. Yakni dengan mendapatkan apresiasi yang layak.

Sedangkan di sisi lain, pengusaha membutuhkan jaminan keberlangsungan usaha. Pandemi mengakibatkan banyak dunia usaha lesu. Omset turun. Pengusaha harus memeras otak untuk memenuhi tuntutan kelompok pekerja. Yakni menaikkan upah minimum karyawan. 

"Inilah pentingnya ruang dialog sosial. Karena Pemerintah sendiri tidak bisa mengambil keputusan sepihak dan menguntungkan hanya salah satu pihak," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved